Categories: MERAUKE

Ditolak Kerja Karena Mabuk, Seorang Warga di Mappi Mengamuk

MERAUKE – Seorang warga Kampung Rayam,  Kabupaten Mappi  berinisial YK mengamuk dengan membawa parang lantaran ditolak bekerja karena datang dalam keadaan mabuk.  Pelaku kemudian menganiaya seorang pekerja bangunan rumah bernama Rasing yang menyebabkan korban mengalami luka di paha bagian kanan. Kasus penganiayaan ini terjdi di Kilometer 4 Kampung Saham, Mappi,  Selasa (1/2) sekitar pukul 09.00 WIT.

Kapolres Mappi melalui Kasat Reskrim Iptu Andi Suhidin, SH, M.Si  saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.  Kronologi kejadiannya, ungkap Kasat Reskrim, berawal saat pelaku datang ke tempat kerja korban dan pelapor Harris Solli  untuk meminta kerja sebagai buruh bangunan rumah.

Tapi karena pelaku masih dalam keadaan mabuk, sehingga pelapor memberitahukan ke pelaku untuk  pulang saja dulu karena masih dalam pengaruh minuman keras, besok saja baru datang. Kemudian korban mengatakan kepada pelaku tidak usah ganggu-ganggu orang kerja, dan ini membuat pelaku marah dan mengambil parang di rumahnya.

Selanjutnya berlari menuju korban dan melakukan penganiayaan dengan menggunakan parang, sehingga korban mengalami luka sabetan parang di bagian paha kanan. Korban selanjutnya  dilarikan ke RSUD untuk dilakukan tindakan medis.

Kasat menjelaskan, setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung mendatangi TKP dan menangkap pelaku.  ‘’Pelaku sudah kita amankan, sekaligus kita sudah melakukan olah TKP,’’ jelasnya. Atas perbuatannya tersebut, pelaku  tambah Kasat Reskrim dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KRIMINAL

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

3 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

4 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

6 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

7 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

8 hours ago

Memiliki Kesamaan Budaya Sepak Bola, Bek Persipura Sebut Papua Mirip Brasil

Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…

9 hours ago