

MERAUKE-Seorang warga di Merauke MK (25) harus merenggang nyawa saat dilarikan ke rumah sakit akibat tangan sebelah kiri putus ditebas parang oleh seorang pelaku berinisial PM (30). Kasus penganiayaan yang menyebabkan korban tewas ini terjadi di Kios Noari Indah, Kelurahan Karang Indah, Merauke, Sabtu (30/5) sekitar pukul 12.00 WIT.
Belum diketahui, penyebab pertengkaran yang terjadi antara korban dan kedua pelaku. Kapolres Merauke AKBP Agustinus Ary Purwanto, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Carollan Rhamdhani, SIK , SH, MH dikonfirmasi beberapa saat setelah kejadian tersebut membenarkan.
Kronologi kejadiannya, ungkap Kasat Reksrim, berawal saat korban sedang marah-marah di depan kios. Tidak lama kemudian, datang pelaku 1 berinisial PM dan pelaku dua YK (25) sambil membawa parang. Korban dan kedua pelaku tersebut sempat terjadi cek-cok di depan kios.
Lalu korban berlari masuk ke dalam Kios Noari Indah dan mencoba melempar pelaku 1 menggunakan kampak. Tetapi tidak kena dan pelaku 1 dan 2 tetap mengejar korban hingga ke dalam kios tersebut. Kemudian pelaku 1 membacok korban dan mengenai tangan kiri bagian siku korban hingga putus. Setelah tangan kiri korban putus, kedua pelaku langsung melarikan diri.
Sementara korban dilarikan warga ke Rumah Sakit Angkatan Laut Merauke. Namun setelah sampai rumah sakit korban sudah dinyatakan meninggal. Diduga korban meninggal dunia akibat kehabisan darah. Korban sendiri setelah tangannya terpotong, sempat meminta air minum.
Sementara itu, kedua pelaku tersebut langsung menjadi target pengejaran. Kasat Reskrim Carollan Rhamdhani menambahkan bahwa kedua tersangka tersebut berhasil dibekuk kurang dari 24 jam. ‘’Keduanya berhasil diringkus oleh Tims Opsnal yang melakukan pengejaran pada malam harinya sekitar pukul 00.00 WIT,’’ tandasnya. (ulo/tri)
Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…