Categories: MERAUKE

Tim Gabungan Razia Lem Aibon

Lem Aibon yang  diamankan dari salah satu  toko  karena kedapatan menjualnya kepada anak-anak   di bawah umur yang ternyata lem yang dibeli  tersebut disalahgunakan  anak-anak dengan cara dihirup untuk menimbulkan efek mabuk pada anak. ( FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE- Jelang tutup Tahun 2019, Satuan Brimob dan Polres Merauke dengan menggandeng GMKI melakukan Sidak penjual Lem Aibon. Razia dan Inspeksi mendadak (sidak) penjual Lem Aibon di tiga tempat, diantaranya kios yang berada di Jalan Natuna, Selasa (31/12).

  Aiptu Juniar. DJ.S Kanit 1 SPKT Polres Merauke mengatakan, dari hasil keterangan yang diterima dari anak-anak bahwa para pedagang menjual lem tersebut kepada anak anak yang masih di bawah umur. 

  “Iya benar, pembelian lem ini sudah cukup lama dilaksanakan,” ungkapnya. 

  Dikatakan, akibat penggunaan lem castol dan aibon yang sering mereka hirup, sehingga membuat kondisi fisik dari anak  tersebut mabuk, dan melakukan hal-hal di luar orang normal.  Dari Hasil sidak yang dilakukan, dapat mengumpulkan beberapa pedagang yang menjual lem dan puluhan lem aibon berhasil diamankan.

   Penjual dan BB tersebut dibawa petugas ke Polres Merauke guna ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. Setelah dimintai keterangan oleh petugas, para pedagang pun membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi ataupun menjual lem kepada anak anak yang kategorinya masih di bawah umur, agar lem yang dibeli  aanak-anak tersebut tidak disalahgunakan seperti yang sudah terjadi selama ini. 

   Sementara itu, Ipda Suyono mengatakan, penjualan lem tersebut diperuntukkan untuk orang dewasa, sebagai perekat untuk kebutuhan sehari-hari dalam rumah tangga. “Mari bersama kita sayangi dan menjaga anak anak penerus masa depan bangsa dengan tidak memberi  saat datang membeli,’’ ajaknya. (ulo/tri)   

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

3 hours ago

KONI Bukan Tempat Mencari Keuntungan

Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…

9 hours ago

Terima Pesanan dari 24 Negara, Omset Hampir Rp 1 Miliar/Bulan

Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…

11 hours ago

Ny. Elisabet Flassy Wandik Terima Penghargaan Nasional

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…

13 hours ago

Diduga Salah Tangkap, Ketua Partai Babak Belur Dianiaya Oknum Polisi

Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…

14 hours ago

Menko Zulhas: Program MBG Boros Anggaran Rp 1 Triliun per Bulan

Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…

15 hours ago