Namun perantau asal Fakfak itu juga tidak memiliki pekerjaan sehingga keberadaan dari Faris menjadi beban. ‘’Saya dibawa ke sana, tapi dia juga tidak kerja, sehingga saya menjadi beban dia,’’ lanjutnya.
Selanjutnya, warga asal Fakfak tersebut melaporkan Dinas Sosial Kalimantan. “Nah, dari Dinas Sosial Kalimantan itu yang menghubungi kami, kalau ada orang Merauke yang sudah 15 tahun terlunta-lunta di sana. Lalu saya laporkan dan Pak Bupati membantu untuk memulangkan dia,’’ kata Plt Kepala Dinas Sosial Juliana K. Kahol.
Aloysia, kakak dari Faris mengaku selama adiknya tersebut berangkat ke Kalimantan hubungan komunikasi terputus. Bahkan keluarganya mengira saudara laki-lakinya itu sudah meninggal dunia. ’Karena tidak ada komunikasi sama sekali, kami pikir dia sudah meninggal,’’ kata Aloysia. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…
Insiden yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di…
Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…
Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…
Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…
Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…