Categories: MERAUKE

Seorang Pria Tewas dengan Sejumlah Tikaman

Korban  tikaman  yang meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit, Selasa (31/3).  ( FOTO: Humas  Polres Merauke for Cepos  )

MERAUKE- Di tengah   pandemi  virus  Corona yang  membuat   orang    lebih banyak  berada di rumah untuk menghindari  penularan  Covid19  tersebut, seorang  pria 30 tahun  bernama Kris tewas   ditikam. Korban  sempat  dilarikan  ke rumah sakit, namun nyawanya   tak tertolong akibat sejumlah  tikaman benda tajam  dialami  korban. 

   Sebelum meninggal, korban sempat menyebut  4 orang  pelaku yang menganiayanya dengan benda tajam  tersebut. Satu   diantaranya  berhasil  ditangkap  Polisi  kurang dari 1 x 24 jam. Pelaku    yang ditangkap tersebut   berinisial JJW. 

   Kapolres Merauke  AKBP  Agustinus Ary Purwanto, SIK melalui Kasubag   Humas  AKP  Arifin, SSos  membenarkan   ketika dikonfirmasi  kasus  pembunuhan yang dialami  korban tersebut. 

  Korban  Kris, kata Kasubbag Humas  mengalami  penganiayaan di depan Apotek K-24   jalan TMP, depan terminal Pasar Wamanggu Merauke, Selasa (31/3) sekitar  pukul 00.15 WIT.   Kasubbag Humas  menjelaskan bahwa  kasus  pembunuhan ini  berawal saat  korban yang  berada di jalan TMP Trikora Merauke didatangi oleh 4 orang  yang tidak dikenalnya. 

  Kemudian 2 diantaranya langsung melakukan penikaman terhadap korban dengan menggunakan alat tajam dengan 4 kali tusukan berdasarkan luka yang ditemui  pada tubuh korban. Dua tusukan di kening, rusuk kanan 1 kali tusukan dan punggung   1 tusukan. 

  Ketika Polisi membawa korban ke rumah sakit, kata Kasubbag  Humas,  masih dilakukan perawatan oleh medis, namun sekitar pukul 08.00 WIT, pihak  rumah sakit menghubungi  kepolisian  jika korban sudah meninggal dunia.  

   Menurut Kasubag Humas,  Gabungan  Buser Reskrim Polres dan Polsek Merauke Kota dengan cepat  melakukan penyelidikan dan  pencarian. Dan kurang dari 1 jam,  seorang yang diduga sebagai pelaku penganiayaan tersebut berhasil ditangkap. 

 “Yang bersangkutan berinisial JJW alias J dan dari hasil penggeledahan  juga  diamankan sebilah pisau yang diduga digunakan para pelaku melakukan penganiayaan tersebut,’’ katanya.  

   Sementara  3 orang lainnya yang  diduga   turut melakukan  penganiayaan yang menyebabkan korban  meninggal  itu  masih dalam   pengejaran Polisi. “Kepada orang tua dan masyarakat yang mengetahui keberadaan ketiga orang  tersebut agar segera menginformasikan kepada pihak Kepolisian terdekat guna proses lebih lanjut,’’ tandas Kasubbag Humas  Ariffin. (ulo/tri)   

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kejati Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Jalan Boven Digoel

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…

29 minutes ago

Wajib Menang Meski Banyak Celah

Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…

15 hours ago

Sama-sama Mabuk, Seorang Guru Dibacok Teman Minum

Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…

20 hours ago

Tekanan Diplomatik di Forum PBB Momentum Emas Bagi Indonesia

Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…

21 hours ago

​Perjanjian Roma dan New York Agreement Dianggap Cacat

Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…

22 hours ago

16 Pejabat Baru Dilantik jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…

23 hours ago