Categories: KEEROM

Tenaga Medis Palang Puskesmas Arso Kota

KEEROM- Para tenaga medis, khususnya yang berada di Puskesmas Arso Kota Kabupaten Keerom nampaknya belum mendapatkan intensif Covid-19 selama ini. Hal inilah yang membuat para tenaga medis melakukan pemalangan terhadap Puskesmas Arso Kota, sebagai bentuk dari protes mereka terhadap Pemerintah Daerah   Kabupaten Keerom, khususnya Tim Covid-19 Kabupaten Keerom, Selasa (26/5).

  Puskesmas Arso Kota ini dipalang oleh para tenaga medis menggunakan kursi dan meja maupun kayu di depan pintu masuk Puskesmas, sehingga pelayanan bagi pasien di Arso Kota tidak dapat berjalan.

  Kepala Puskesmas Arso Kota, Yustina Pabeno, S.Kep, NS saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemalangan yang dilakukan oleh para tenaga medis terhadap Puskesmas Arso Kota lantaran kesal karena belum mendapatkan intensif Covid-19 dari Tim Covid-19 Kabupaten Keerom. 

  “Memang benar para tenaga medis di Puskesmas Arso Kota melakukan pemalangan sejak malam, sehingga hari ini tidak ada pelayanan di Puskesmas, sehingga masyarakat diarahkan untuk berobat di RSUD Kwaingga,” katanya.

  Yustina mengatakan, beberapa hari lalu para tenaga medis yang ada di Puskesmas Arso Kota meminta penjelasan dari dirinya mengenai intensif Covid-19 di Kabupaten Keerom. Karena sejauh ini para tenaga medis telah melaksanakan kegiatan rapid tes, pengawasan surveilens, pendampingan, dan sosialisasi kepada masyarakat. 

  “Sejauh ini tenaga medis kami sudah melakukan rapid test kepada warga masyarakat dan ada ratusan yang reaktif, tetapi mereka belum dapat intensif Covid-19, sehingga saya sudah teruskan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom, tetapi belum ada respon sampai para tenaga medis melakukan pemalangan terhadap Puskesmas,” ujarnya. (bet/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Laka Tunggal Minibus Karena Pengemudi Ngebut

Sebuah minibus Dutro yang mengalami kecelakaan pada Jumat (15/5) lalu diduga karena kecepatan tinggi saat…

30 minutes ago

Redam Konflik di Wamena, Bupati Tolikara : Jangan Tumpahkan Darah di Honai Kita Sendiri!

Dengan suara penuh empati dan ketegasan, ia mengingatkan bahwa Wamena bukan hanya sebuah kota, tetapi…

2 hours ago

Dampak Konflik, Banyak Warga Mengungsi

Banyaknya pengungsi yang masuk ke tempat tersebut membuat Pemprov Papua Pegunungan sejak semalam berupaya untuk…

3 hours ago

Sanksi Dinilai Sangat Berat, Persipura Ajukan Banding

Menurut BTM, manajemen berharap Komdis PSSI dapat melihat kronologi persoalan secara lebih jeli, bijaksana, dan…

4 hours ago

Bom Meledak di Halaman Gereja, Empat Warga Terluka

“Pada Minggu, 17 Mei 2026, di halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo, Paroki Bilogai, telah…

5 hours ago

Total Sudah 74 Laporan dengan 15 Tersangka

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, dari total 41 orang yang diamankan,…

6 hours ago