

Foto bersama Bupati Keerom, Piter Gusbager bersama para pelamar di aula Sekolah SMKN 1 Arso. (foto:Istimewa)
KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager, secara resmi membuka pelaksanaan seleksi Kompetensi PPPK tahap II formasi tahun 2024. Sebanyak 310 pelamar mengikuti seleksi kompetensi yang dilaksanakan selama 2 hari (19-20 Februari) di Sekolah SMKN 1 Arso.
Hadir juga Kepala Kantor Regional IX BKN Jayapura, Nur Hasan, Pj. Sekda Keerom, Stenly Mongka, Kepala BKPSDM Keerom, Angelo Frank, Ketua DPRK Keerom, Kanisius Kango dan Kapolres Keerom, AKBP. Astoto Budi.
Kepala BKPSDM Kabupaten Keerom, Angelo menjelaskan bahwa total pelamar yang melamar di PPPK Tahap II Tahun 2024 sebanyak 575 orang, sedangkan yang lulus administrasi dan masa sanggah sebanyak 310 pelamar.
Ada pun formasi yang diberikan oleh pemerintah pusat untuk pemkab Keerom sebanyak 331 yang dibagi ke 3 jenis formasi. P3K guru sebanyak 81 formasi, P3K tenaga Kesehatan sebanyak 150 formasi dan P3K teknis sebanyak 100 formasi.
Kemudian Bupati Piter Gusbager menegaskan, menjadi ASN bukan panggilan untuk menjadi orang kaya, tetapi menjadi hamba-hamba yang setia, taat dan jujur untuk melayani.
“Tujuan menjadi ASN ialah untuk merubah nasibmu, tetapi lebih dari pada itu menjadi pelayan yang setia bagi bangsa dan negara dan kepada Tuhan yang paling penting,” ungkapnya.
Menurutnya, masih banyak pegawai Keerom yang tidak setia kepada pekerjaannya, hanya menutut hak tetapi tidak menunjukan kewajibannya.
“Saya ingin pegawai hari ini bertransformasi, bicara kewajiban dulu baru bicara hak, berkorban dulu baru mendapatkan hasil,” ujarnya.
Page: 1 2
Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona membenarkan bahwa saat ditemukan, korban berada dalam posisi…
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen, mengungkapkan bahwa PU diduga menggelapkan dana BOS sebesar…
Sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026 ini, Satreskrim Polres Biak Numfor mencatat telah menerima sebanyak…
Meski anomali cuaca di Papua masih terbilang positif, namun BMKG tetap menghimbau kepada masyarakat untuk…
Jika ada keperluan mendesak oleh setiap OPD ataupun para bendahara, wajib disampaikan pimpinan dalam hal…
Menurutnya, penarikan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura membutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari…