

Foto bersama anggota MRP saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Keerom, Jumat (16/02/2024). (ceposonline.com/MUSTAKIM ALI)
KEEROM – Satu tim yang terdiri dari lima orang anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Keerom, Jumat (16/02/2024).
Kelima anggota MRP tersebut yaitu ketua Pokja Adat, Raimond May sebagai ketua tim, Benny Sweny dari Pokja Agama, Olivia Pikindu dari Pokja Agama, Naomi Romi Sumel Pokja Perempuan dan Ustad Payage dari Pokja Agama.
Sebagai ketua tim, Raimond May menjelaskan bahwa kunjungan kerja MRP ke Kabupaten Keerom ini dalam rangka monitoring pelaksanaan Pemilu tahun 2024 di Provinsi Papua khususnya di Kabupaten Keerom.
“Kunjungan ini dalam rangka tindak lanjut keputusan MRP No. 2/MRP/2024 tentang keberpihakan dan perlindungan hak politik Orang Asli Papua (OAP),” ujar Raimond May.
“Dalam hasil rapat pleno bersama, kita sepakati untuk bentuk 9 tim untuk turun lakukan kunjungan kerja ke 8 kabupaten dan 1 kota. Terkait monitoring pelaksanaan Pemilu tahun 2024 dan kita mendapatkan kunjungan ke Kabupaten Keerom hari ini,” lanjutnya.
Dalam kunjungan tersebut, lima anggota MRP melakukan sosialisasi atau diskusi singkat dengan segenap tokoh masyarakat khususnya OAP.
“Kesempatan ini kami ingin mendengar langsung saran dan usulan dari masyarakat terkait hak politik OAP saat ini dan juga ke depannya,” ungkapnya.
“Selain kunjungan ke masyarakat, kami juga akan berkunjung ke KPU guna untuk mendorong hak politik OAP ini betul-betul diterapkan baik itu Papua secara umum khususnya Kabupaten Keerom,”ujar Raimond May. (CEPOSONLINE.COM)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…