

Bupati Piter Gusbager (foto: Eryck/Cepos)
KEEROM – Semua kepala daerah baik itu gubernur, bupati dan walikota seluruh Indonesia hadiri undangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bersama Wakil Presiden, Ma,ruf Amin, Kemendagri dan Sekertaris Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (13/8).
Bupati Kabupaten Keerom, Piter Gusbager turut hadir dalam undangan orang nomor satu di Indonesia tersebut, bersama sejumlah kepala daerah yang lainnya di Papua dan seluruh Indonesia.
Dalam keterangannya, Piter Gusbager menyampaikan bahwa arahan Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut memiliki makna yang begitu luas dan dalam, bagi semua kepala daerah dalam membangun Bangsa Indonesia, khususnya di daerah masing-masing.
“Saat dalam ruangan pertemuan di Istana, Bapak Presiden menanyakan begini, “pada saat masuk ke IKN, apa yang bapak ibu lihat dan amati ?, sontak kita semua memberikan aplos kepada Bapak Presiden,” ujar Piter Gusbager saat memberikan keterangan kepada Ceposonline.com, Selasa (13/8) malam.
Bagi Piter Gusbager, pertemuan di IKN tersebut merupakan sebuah pesan yang ingin disampaikan oleh Presiden Jokowi kepada semua kepala daerah di Indonesia.
“Bagi saya IKN ini merupakan sebuah simbol yang kuat yang memiliki makna ataupun gambaran tentang masa depan Indonesia yang maju, dan simbol ini sedang dikerjakan oleh Bapak Presiden Jokowi,” ungkapnya.
Page: 1 2
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Solidaritas Perempuan Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP)…
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH menyatakan tersangka DM masuk dalam…
Rustan Saru mengatakan, berbagai tahapan seleksi telah dilalui, mulai dari uji kompetensi hingga proses administrasi…
Terduga pelaku sendiri saat kejadian tersebut diduga dalam pengaruh minuman keras. Kapolsek Merauke Kota melalui…
Hingga pukul 09.00 WIT, jumlah pegawai yang hadir baru mencapai sekitar 50 persen. Bahkan, pada…
Peristiwa ini menyebabkan sejumlah barang berharga raib, mulai dari uang tunai hingga perhiasan milik korban.…