

Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., saat berfoto bersama para 36 Paskibraka dalam pengukuhan di Gedung Pramuka, Arso, Swakarsa, Senin (15/8). (FOTO: Erik / Cepos)
KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut, MUP, mengukuhkan 36 Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) untuk Kabupaten Keerom, Tahun 2022 yang berlangsung di Gedung Pramuka, Arso, Swakarsa, Senin, (15/8).
36 Paskibra tersebut merupakan hasil seleksi dari berbagai SMA/SMK yang ada di Negeri Tapal Batas, Keerom. Nantinya mereka akan disiapkan untuk mengibarkan dan menurunkan bendera pada upacara Peringatan Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia di Kabupaten Keerom pada 17 Agustus besok.
Puncak pengukuhan dilakukan oleh Bupati Keerom dengan memasang kendit dan menyematkan lencana, diakhiri pernyataan pengukuhan dan dilanjutkan ucapan selamat dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Kapolres, Danramil dan jajaran Forkopimda lainnya kepada Paskibra yang terpilih.
Dalam arahannya, Bupati Keerom menyampaikan apresiasi kepada 36 orang peserta yang dipercaya atau terpilih menjadi Paskibra Kabupaten Keerom, Tahun 2022. Karena menjadi bagian dari Paskibra tentu tidak mudah, hanya untuk orang-orang yang terpilih.
“Saya berharap adik-adik peserta Paskibra harus mampu menunjukkan keteladanan sebagai pelajar yang berprestasi, disiplin, serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi,” ungkap Bupati.
Bupati juga berharap peserta Paskibra harus mampu menjadi ujung tombak persatuan dan kesatuan bangsa, pertahankan kedekatan persaudaraan, dan kekompakan demi masa depan.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua peserta Paskibra yang sudah memberikan dukungan kepada anak-anak untuk menjadi bagian dari pengibaran Bendera Merah Putih pda HUT RI ke-77, 17 Agustus 2022.
“Tidak lupa juga saya mengucapkan terima kasih kepada pembina, pelatih dan pembimbing yang sudah dengan sabar melatih adik-adik Paskibra hingga saat ini,” ujarnya.
Bupati berharap atas usaha dan latihan yang dijalankan peserta Paskibra Kabupaten Keerom bisa memberikan penampilan yang terbaik dalam HUT ke-77 RI nanti. (eri/tho)
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…
Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…