

Para pejabat Dinkes Keerom dan UNICEF saat berfoto bersama dalam pembukaan kegiatan di Hotel Grande Arso II, pada Kamis (13/8). (foto:Istimewa)
KEEROM – Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menjalin kerja sama dengan UNICEF dalam kegiatan Diseminasi Hasil Survei Cepat Komunitas (SCK) dan Penguatan Kesiapsiagaan Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grande Arso II, pada 13-14 Agustus.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom, Turas, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari survei cepat yang telah dilakukan oleh tim Dinkes Keerom bersama UNICEF pada dua pekan sebelumnya. Survei tersebut secara khusus menyasar empat puskesmas yang berada di kawasan perbatasan.
Langkah proaktif ini sebagai bentuk antisipasi daerah, menyusul risiko penularan pasca adanya status KLB Polio di negara tetangga, Papua Nugini (PNG), pada tahun lalu.
“Mengingat tahun lalu ada kejadian KLB Polio di PNG, inisiatif dari UNICEF dan Dinas Kesehatan mendorong survei cepat ini untuk mengantisipasi hal-hal apa yang harus kita lakukan ke depan,” ungkap Turas.
Turas menegaskan, hingga saat ini, belum ada temuan kasus ataupun status KLB Polio di wilayah Kabupaten Keerom. Namun sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan PNG, penguatan kesiapsiagaan dan pencegahan menjadi fokus utama pemerintah daerah.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…