

Bupati Keerom, Piter Gusbager saat melakukan peletakan batu pertama pambangunan tugu transmigrasi di Kampung Sanggaria, Arso 1, Selasa (12/12). (foto: Eryck / Cepos)
Diharapkan Januari 2024 Mulai Dibangun
KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager melakukan peletakan batu pertama tugu Transmigrasi yang berada di ruas jalan Kampung Sanggaria, Arso I, Distrik Arso Barat, Selasa (12/12) kemarin.
Selain Bupati Gusbager, Wakil Bupati Keerom, Wahfir Kosasih, Sekretaris Daerah Keerom, Trisiswanda Indra serta Forkopimda juga mendapatkan kesempatan melakukan peletakan batu pertama pembangunan tugu transmigrasi.
Peletakan batu pertama tugu transmigrasi ini dilakukan bertepatan dengan Hari Bhakti Transmigrasi ke-73 tahun 2023. Juga dilakukan cerita kilas balik terbentuknya Kampung Sanggaria serta Arso I.
Kata Bupati Gusbager, nantinya tugu transmigrasi ini akan memiliki banyak story. Tidak hanya soal kisah masa lalu, namun bagaimana menceritakan kehidupan masa depan masyarakat Keerom, khususnya di Kampung Sanggaria.
“Tidak hanya tentang sejarah tapi masa depan, bagaimana kesatuan dan persatuan warga yang datang dalam program transmigrasi bisa datang dan berdampingan dengan masyarakat adat membangun Kabupaten Keerom,” ungkap Bupati Gusbager dalam sambutannya.
Tak hanya peletakan tugu transmigrasi, Bupati Gusbager mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama membangun Kampung Sanggari dan kampung-kampung lainnya. “Sanggaria harus sama dengan kampung lain yang sudah maju dan dari Sanggaria ini sejarah itu dimulai. Tugu ini menjadi sebuah tanda bahwa sejarah itu dimulai dari Sanggaria,” ujarnya.
Dia meminta kepada dinas terkait untuk segera melakukan pembangunan fisik tugu transmigrasi ini dimulai pada Januari 2024 mendatang.“Tugu ini akan dibangun segera, kalau boleh Januari atau Februari sudah jalan. Jangan lama-lama karena anggaran sudah kita ketok,’’tandasnya.(eri/ary)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…