

Salah satu peserta ketika melintas di halaman Otonom Keerom, Selasa (12/8). (foto;Erianto / Cepos)
KEEROM – Ratusan peserta dari berbagai kalangan memeriahkan lomba gerak jalan se-Kabupaten Keerom yang digelar pada Selasa (12/8) kemarin.
Acara tahunan ini menjadi salah satu rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang paling ditunggu-tunggu. Tahun ini, lomba gerak jalan tampil beda dengan rute yang lebih menantang. Dimulai dari halaman Mapolres Keerom dan berakhir di halaman Kantor Otonom.
Para peserta menunjukkan kekompakan dan ketahanan fisik yang luar biasa. Peserta lomba dilepas langsung oleh Wakil Bupati Keerom, Drs. Daud, yang turut merasakan semangat para peserta.
“Antusiasme peserta sangat besar, mulai dari anak-anak sekolah hingga regu dari instansi umum dan TNI/Polri,” ungkap Daud kepada Cenderawasih Pos.
Ia menambahkan, acara ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga ajang silaturahmi yang mempererat persaudaraan antarwarga Keerom. Wakil Bupati Daud juga mengajak seluruh masyarakat untuk memasang bendera Merah Putih sebagai wujud rasa cinta Tanah Air.
Tak hanya itu, ia juga berpesan kepada seluruh ASN untuk terus bersemangat melayani masyarakat, meskipun di tengah tantangan efisiensi anggaran.
“Semua ASN harus terus berjuang dan melayani masyarakat. Jangan sampai semangat kendor, sehingga Keerom akan semakin baik,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…