Categories: KEEROM

Bupati Gusbager Minta Warga Tefalma Satu Jaga Hutan dan Kearifan Lokal

KEEROM – Dalam kunjungan hari kedua setelah dari Kampung Terfones Distrik Towe, Bupati Kabupaten Keerom, Piter Gusbager didampinggi Sekda Keerom, Trisiswanda Indra, Ketua PKK Keerom, Angela TH Frank Gusbager, Perwakilan DPRD Keerom Fraksi Golkar, Yahya Sauri beserta pihak-pihak terkait dan rombongan tiba di Kampung Tefalma Satu, Distrik Kaisenar, Sabtu (09/12).

Masyarakat dengan penuh gembira dan suka cita menyambut bupati dan rombongan dengan tarian dan nyanyian khas dari kampung tersebut. Selain memberikan sejumlah bantuan, Bupati juga menyempatkan diri berdiskusi dengan masyarakat. Mendengar aspirasi warga dan memberikan beberapa arahan untuk warganya di Kampung Tefalma Satu tersebut.

Salah satu poin yang disampaikan oleh Bupati adalah terkait potensi wisata alam yang dimiliki oleh Kampung Tefalma Satu yang perlu menjadi perhatian baik pemerintah daerah maupun maupun warga.

“Harapan saya kampung ini akan menjadi daerah wisata, karena berada di sekitar daerah hutan lindung softcare dan suaka marga satwa Mambramo Foja. Untuk itu wilayah ini harus dikelola secara hati-hati,” ujar bupati dihadapan Masyarakat Kampung Tefalma Satu disela kunjungannya.

Menurut Bupati, dengan potensi yang dimiliki Kampung Tefalma Satu,  maka pembangunan akan masuk dan cepat atau lambat daerah ini akan berkembang dan maju. Jadi  masyarakat harus siap menghadapi perubahan dan kemajuan tersebut.

“Kunci kemajuan suatu daerah itu adalah harus bersatu khususnya tiga tungku penting yakni gereja, pemerintah dan adat. Ketika satu tungku ini tidak bersatu maka jalan menuju kemajuan itu akan pincang, untuk itu saya berharap masyarakat Kampung Tefalma Satu harus bersatu dan mendukung program pemerintah dari segala bidang,”tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut,Bupati menyerahkan masing-masing 1 unit motor kepada Ondoafi Kaisenar dan Tefalma Satu. Dengan harapan bisa menjaga wilayah tersebut dari aktifitas yang menyebabkan lingkungan dan masyarakat di daerah tersebut jadi rusak.

Selain menjaga alam, Bupati juga meminta warga harus bisa merawat potensi lokal khususnya warisan budaya dan adat istiadat, karena itu semua bagian dari identitas Masyarakat asli Kabupaten Keerom.

Tidak lupa juga Bupati mengingatkan anak-naka muda untuk tidak terjerumus dari beberapa perilaku yang menyimpang seperti berkonsumsi minuman keras atau miras dan juga memakai ganja.

Di kesempatan yang sama Ondoafi kampung Tefalma, Harun Rilef menyampaikan apresiasi kepada bupati dan rombongan yang sudah mengunjungi kampungnya.(*)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Anggaran Podcast Kemenkop Capai Rp103 Miliar Dipertanyakan

Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…

38 minutes ago

Malaysia dan Brunei Bawa Kabut Asap Kalimantan ke ASEAN

Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…

2 hours ago

Kepadatan Pengunjung Jadi Tantangan, Sepanjang Jalan rezeki Terus Mengalir

Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…

3 hours ago

Gubernur: PAD Jangan Ditahan-tahan, Segera Disetor!                  

Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menahan Pendapatan…

6 hours ago

Selain Pakaian Layak Pakai, Kebutuhan Balita Masih Kurang

  Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan kebutuhan susu bagi balita menjadi salah…

7 hours ago

Insentif Kader Posyandu Nunggak 6 Bulan

   Rustan menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan…

8 hours ago