

KEEROM- Kabupaten Keerom merupakan salah satu kabupaten yang telah ditetapkan sebagai zona merah di Provinsi Papua, karena sudah ada belasan pasien yang ditemukan positif terinfeksi Virus Corona atau Covid-19.
Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut, MUP mengimbau kepada warga masyarakat untuk tidak tetap melakukan social distancing, physical distancing, dan karantina diri, sehingga mencegah dan mengendalikan penyebaran Virus Covid-19 di Kabupaten Keerom.
“Saya mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi arahan dan petunjuk dari pemerintah daerah. Jangan keluar rumah, terutama ke wilayah-wilayah yang rawan atau telah ditetapkan sebagai zona merah,” katanya saat dikonfirmasi cenderawasih pos melalui telepon selulernya, Senin (8/5).
Gusbager meminta masyarakat untuk menghindari berkerumun dan kontrak fisik serta sebaiknya tidak keluar rumah kalau tidak ada hal-hal yang mendesak atau tidak ada hal-hal penting yang mau dikerjakan. “Wajib menggunakan masker ketika hendak keluar atau tidak berada di rumah, cuci tangan menggunakan sabun dan selalu jaga kebersihan,” ucapnya.
Ditambahkan bahwa pemerintah daerah sendiri tidak mampu untuk mengatasi permasalahan Covid-19 di Kabupaten Keerom, tetapi butuh keterlibatan semua pihak, terutama masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan dan pengendalian serta memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 di Kabupaten Keerom.(bet/tri)
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…