

Bupati Keerom, Piter Gusbager didampingi wakilnya Daud saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Kamis (4/9). (foto:Erianto / Cepos)
KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager, didampingi wakilnya, Daud, Kamis (4/9) mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024. Pengumuman ini menjadi kabar penting bagi ribuan pelamar di Kabupaten Keerom yang telah menantikan hasilnya.
Bupati Gusbager menjelaskan bahwa proses seleksi telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan petunjuk teknis yang ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Kanreg IX BKN Jayapura.
“Dari total 1.800 pelamar yang mengikuti tes SKD, ada dua kategori penerimaan yang berbeda, yaitu untuk Orang Asli Papua (OAP) dan non-OAP,” ungkap Bupati Gusbager.
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu merincikan 526 pelamar OAP dinyatakan lulus seleksi SKD berdasarkan sistem peringkat, 432 orang tidak lulus dan 35 orang tidak hadir mengikuti tes. Untuk kategori ini, non OAP, kelulusan ditetapkan berdasarkan passing grade. Sebanyak 62 pelamar dinyatakan lulus, sedangkan 705 pelamar tidak lulus dan 18 orang tidak hadir.
“Sistem penilaian untuk pelamar OAP menggunakan metode peringkat, sementara untuk non-OAP menggunakan sistem passing grade. Inilah yang menyebabkan adanya perbedaan dalam penetapan kelulusan,” ujarnya.
Page: 1 2
Dalam rangkaian forum APEKSI tersebut, Wali Kota Jayapura secara aktif mengikuti forum Rembuk Kebudayaan…
Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…
RSUD Jayapura memastikan kebutuhan medis terkait bahan medis habis pakai sejauh ini masih dalam kondisi…