Categories: KEEROM

Bupati Gusbager Serahkan Alsintan ke Petani

Untuk Genjot Pertumbuhan Ekonomi

KEEROM – Bupati Keerom Piter Gusbager menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) berupa cultivator dan hand traktor kepada puluhan kelompok tani (Poktan) saat melakukan kunjungan kerja di Distrik Skanto, Sabtu (5/8).

Dalam Kunkernya, Bupati Gusbager menemui langsung para petani di area pertanian masyarakat dan mengatakan bahwa masyarakat petani merupakan bagian penting dari kekuatan yang dimiliki Kabupaten Keerom.

“Kita mesti mensyukuri nikmat Tuhan, karena Keerom memiliki tanah yang subur, tetapi tanah yang subur akan bermanfaat dan berhasil kalau didukung dengan adanya para petani. Maka lahan dan petani adalah satu kesatuan yang utuh,” ungkap Bupati Gusbager.

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Keerom sejak tahun 2021 terus berupaya dan mendorong bangkitnya dunia pertanian untuk peningkatan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Keerom.

“Hari ini pemerintah menyerahkan Alsintan sebanyak 61 unit cultivator dan 11 unit hand traktor bagi kelompok tani di Distrik Skanto diantaranaya Kampung Wulukubun, Skanto, Naramben, Wiantre, Jaifuri, Arsopura, Seven 42, Intaimelyan dan Tremelyan yang bersumber dari APBD Tahun 2023 dan tahun depan akan kita anggarkan kembali,” bebernya.

Lanjutnya,  pertanian merupakan sebuah sistem, maka diperlukannya sebuah upaya atau mekanisasi untuk peningkatan usaha tani. “Alsintan yang diserahkan ini adalah salah satu upaya dalam membantu para petani dalam pengolahan lahan. Selain itu pemerintah juga menyerahkan bantuan aneka bibit tanaman, pupuk, obat-obatan, bantuan modal usaha tani dan akan memberikan bantuan kenderaan transportasi roda 4 bagi koperasi tani,”terangnya.

Dia juga meminta Dinas Pertanian Kabupaten Keerom untuk terus melakukan pendampingan kepada seluruh petani di Kabupaten Keerom.”Penyuluh-penyuluh pertanian harus memiliki kompetensi yang memadai untuk terus mendampingi dan membantu permasalahan para petani. Kita juga sedang membantu pemasarannya,  dengan mencari mitra-mitra yang berkompeten,” ujarnya.

Untuk itu, Bupati menambahkan perlunya komitmen bersama semua pihak untuk mengangkat kebangkitan ekonomi di Kabupaten Keerom. “Saya meyakini kalau pertanian dibereskan, maka masyarakat bangkit akan sejahtera. Tidak ada isu lain yang bisa membuat Presiden RI hadir di sini, kecuali hanya pertanian. Maka perlu digarisbawahi bahwa hanya pertanian yang dapat mengangkat harkat, martabat dan jati diri orang Keerom,” pungkasnya. (eri/ary)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KEEROM

Recent Posts

Kapolres Jayapura Bantah Penyerangan Dilakukan Oleh OPM

Setelah kabar ini tersebar Dion langsung bertolak menuju Taja dan mengecek langsung kondisi disana. Ia…

2 hours ago

Ketergantungan Pasokan Luar Picu Gejolak Harga Pangan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…

2 days ago

Aset Kendaraan Dinas Pemprov Papua Masih Bermasalah

–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…

2 days ago

Polisi Diminta Tindak Tegas Pungli di Ruas Jalan Wisata Skori–Puay

Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…

2 days ago

“Bagi Orang Papua, Menjaga Sagu Sama Dengan Menjaga Kehidupan”

   Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…

3 days ago

Program Jemput Bola Dukcapil Capai Hasil Positif

Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…

3 days ago