Categories: KEEROM

BNN Papua Lakukan Edukasi Bahayanya Narkoba ke Pelajar di Arso

JAYAPURA – Masih dalam rangka semarak Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) dan HUT Dompet Dhuafa ke-31, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua memberikan penyuluhan serta informasi dan edukasi tentang bahaya narkoba dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan dilaksanakan di Sekretariat Karang Taruna Kharisma Yuwanaain Arso, Kabupaten Keerom, Jumat (28/6). Diikuti 60 orang, yang terdiri dari tingkat pelajar SMA/SMK dan Karang Taruna di Arso.

Kegiatan penyuluhan diisi dengan  workhop kelas inovasi, edukasi bahaya narkoba, membuat pojok impian, penandatanganan komitmen dan diakhiri dengan pawai membagikan stiker anti Narkoba.

Penyuluh Narkoba Ahli Madya BNNP Papua, Kasman, S.Pd.,M.Pd, mengatakan bahwa dalam pencegahan narkoba sangat diperlukan kerja sama antara stakeholder dan masyarakat serta penegak hukum. Juga penting adanya tindakan langsung kepada masyarakat tidak hanya sekedar ucapan semata.

Dalam kesempatan itu, Kasman menyampaikan apresiasi kepada Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC), Dompet Dhuafa Papua atas inisiasi mewujudkan remaja sehat, produktif, kreatif dan inovatif dalam rangka HANI 2024.

Dia juga mengajak seluruh komponen masyarakat termasuk kalangan pelajar, pemuda, karang taruna bersama-sama melawan Narkoba mewujudkan Indonesia Bersih dari Narkoba (bersinar). Kepada generasi muda, Kasman juga berpesan raihlah cita dan prestasi tanpa penyalahgunaan Narkoba dan obat terlarang lainnya.

Ia kembali menegaskan bahwa dalam proses perlawanan terhadap Narkoba, sangat diperlukan kerja keras berbagai pihak, tidak hanya BNN saja.

Adapun tips dari BNN yang disampaikan Kasman, saat penyuluhan itu buat para remaja terutama pelajar antara lain, Pertama, berhati-hatilah dalam memilih pergaulan, bergaulah dengan teman-teman yang memiliki perilaku positif. Kedua, selesaikan masalah anda, jangan lari dari masalah, selesaikan masalah agar anda dapat menjalani hidup lebih tegar. Ketiga, bentengi diri dengan agama. Keempat, ingat masa depan, menyalahgunakan narkoba dapat menghancurkan masa depan. Kelima, memiliki hobby dan kegiatan yang positif. Keenam, hindari keluyuran malam. Ketujuh, dengari nasehat orang tua. Kedelapan, jangan mencoba, mereka yang terjerumus awalnya dari coba-coba. (kar/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Minimalisasi Kebocoran Anggaran, Pemkab Wajibkan TKDN di Atas Rp1 Miliar

Langkah ini diambil guna memastikan anggaran daerah berdampak langsung pada industri domestik dan menekan ketergantungan…

41 minutes ago

DPRP Papsel Dorong Percepatan Pembahasan Perubahan APBD 2026

Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Selatan mendorong agar pembahasan perubahan anggaran pendapatan dan belanja…

2 hours ago

Pemprov Papsel Tetapkan 56 Paskibra Provinsi dan Nasional

Menurut dia, total siswa yang mendaftar secara online sebanyak 95 orang yang terdiri dari Kabupaten…

3 hours ago

Bupati Tolikara Minta Pusat Harus Perhatikan Papua Pegunungan

Dalam Amanatnya Bupati Willem Wandik menegaskan, bahwa hari Lahir Pancasila tidak boleh kita pahami hanya…

4 hours ago

Rapat Panitia BPL GIDI Tahun 2026 di Kantor Bappeda Tolikara

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya kerja sama, koordinasi, dan komitmen seluruh panitia agar setiap tahapan…

5 hours ago

Di Gelar di Biak, Rakorda BPBD Se-Provinsi Papua Dibuka Bupati Markus Mansnembra

Adalah Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM yang didaulat membuka agenda tahunan itu mewakili…

6 hours ago