Categories: KEEROM

Minta Presiden Perintahkan Mendagri Keluarkan SK Wabup Keerom

Dewan Adat Keerom (DAK), Ikatan Perempuan Adat Keerom (IPAK), dan Perwakilan Pemuda dan Mahasiswa Keerom, saat menggelar konferensi pers di Kamkey Kota Jayapura, Minggu (31/3).( FOTO : Yewen/Cepos)

JAYAPURA-Dewan Adat Keerom (DAK) dan Ikatan Perempuan Adat Keerom (IPAK) meminta kepada Presiden RI, Joko Widodo, untuk segera memerintahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), untuk segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pelantikan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Keerom.

   “Kami minta presiden segera perintahkan Mendagri, supaya SK Wabup Keerom segera diturunkan, sehingga Gubernur Papua bisa melakukan pelantikan terhadap Wabup Keerom yang terpilih,” ungkap  Ketua DAK, Servo Tuamis   saat menggelar konferensi pers   di Kamkey Kota Jayapura, Minggu (31/3).

  Menurut Servo, proses yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Keerom sudah sah dan sesuai dengan mekanisme maupun prosedur yang ada. Oleh karena itu, Mendagri harus segera menurunkan SK, sehingga pelantikan Wabup Keerom segera dilakukan.

  Senada dengan itu, Ketua IPAK, Anna Maria Borotian, menegaskan bahwa Wakil Bupati Keerom yang terpilih merupakan anak asli Kabupaten Keerom. Oleh karena itu, jika Wakil Bupati Keerom tidak dilantik, maka pihaknya akan menutup aktivitas pemerintahan di Kabupaten Keerom.

   “Kami minta kepada semua pihak, untuk tidak menghalang-halangi proses SK pelantikan Wabup Keerom, tetapi mendukung, sehingga pelantikan Wabup Keerom segera dilakukan,” tegasnya.

  Sementara itu, Mewakili Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Keerom, Kristian Wey, melihat ada oknum-oknum yang sengaja menghambat proses SK pelantikan Wabup Keerom. Oleh karena itu, pihaknya menegaskan kepada oknum-oknum, untuk stop melakukan manuver karena proses pelantikan Wabup Keerom sudah final. (bet/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Laka Tunggal Minibus Karena Pengemudi Ngebut

Sebuah minibus Dutro yang mengalami kecelakaan pada Jumat (15/5) lalu diduga karena kecepatan tinggi saat…

30 minutes ago

Redam Konflik di Wamena, Bupati Tolikara : Jangan Tumpahkan Darah di Honai Kita Sendiri!

Dengan suara penuh empati dan ketegasan, ia mengingatkan bahwa Wamena bukan hanya sebuah kota, tetapi…

2 hours ago

Dampak Konflik, Banyak Warga Mengungsi

Banyaknya pengungsi yang masuk ke tempat tersebut membuat Pemprov Papua Pegunungan sejak semalam berupaya untuk…

3 hours ago

Sanksi Dinilai Sangat Berat, Persipura Ajukan Banding

Menurut BTM, manajemen berharap Komdis PSSI dapat melihat kronologi persoalan secara lebih jeli, bijaksana, dan…

4 hours ago

Bom Meledak di Halaman Gereja, Empat Warga Terluka

“Pada Minggu, 17 Mei 2026, di halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo, Paroki Bilogai, telah…

5 hours ago

Total Sudah 74 Laporan dengan 15 Tersangka

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, dari total 41 orang yang diamankan,…

6 hours ago