Dalam sosialisasi ini, lanjutnya, dipilih materi tentang kesehatan reproduksi. Materi ini dinilai tepat bagi anak remaja untuk mencegah masalah kesehatan serius, mengenali perubahan fisik saat pubertas, dan menghindari perilaku berisiko.
“Sosialiasi ini membantu remaja memahami cara menjaga kebersihan diri, menolak seks bebas, serta menghindari pernikahan usia anak atau prilaku bersiko yang pada akhirnya merusak masa depan mereka,” tandasnya.
Melalui sosialisasi ini pula, lanjut Imelda, dapat memberikan motivasi bagi generasi muda Biak Numfor untuk terus belajar, berusaha, dan mengambil keputusan yang tepat demi masa depan mereka. (ito/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pesan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Akad Massal KPR Sejahtera melalui skema…
Ketua MK Suhartoyo menyampaikan amar putusan yang pada pokoknya menyatakan ketentuan tersebut tetap konstitusional, namun…
Zet menjelaskan bahwa musibah ini sama-sama tidak diinginkan dan ia memahami bahwa ada banyak penghuni…
"Beliau adalah tokoh politik senior Partai Golkar yang telah banyak memberikan pengabdian dan pemikiran…
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…