Categories: BIAK

Rambo Dibeli Presiden, Akan Disembelih di Masjid  Baiturrahman Biak

Kadis Peternakan Biak Sebut Rambo Telah Memenuhi Kriteria Hewan Kurban Presiden

BIAK– Seekor sapi berbobot nyaris satu ton milik peternak lokal Biak, H. Abdul Rahman, menjadi perhatian nasional setelah resmi dibeli oleh Presiden Republik Indonesia melalui program Bantuan Hewan Kurban (Banmas) tahun ini.

Sapi jenis metal cross bernama Rambo itu memiliki bobot mencengangkan, yakni 973 kilogram. Rambo lahir dan dibesarkan di kandang milik H. Abdul Rahman di Biak, dengan perawatan intensif dan pola makan khusus di Jusma Farm.

“Pakannya setiap hari 20 kilogram ampas tahu, dedak, dan rumput dicampur garam. Mandi pun wajib dua kali sehari,” ungkap Abdul Rahman saat diwawancarai di peternakannya. Ia menambahkan, Rambo merupakan maskot utama dari kandangnya, dan telah memiliki dua keturunan.

Meski tahu harga jualnya di bawah nilai pasar, Abdul Rahman mengaku ikhlas melepas Rambo kepada Presiden dengan mahar Rp75 juta. “Saya jual bukan cari untung, tapi turut bersedekah dan ikhlas,” ujarnya. Rambo dijadwalkan akan disembelih di Masjid Baiturrahman, Biak, pada Hari Raya Iduladha mendatang.

Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan melalui Kabidnya drh. Bambang Hayanto sebelumnya juga telah menyatakan bahwa Rambo memenuhi kriteria sebagai hewan kurban Presiden.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Abdul Rahman, yang berharap semakin banyak warga Biak yang mengikuti jejaknya sebagai peternak sapi berkualitas. Rambo bahkan sudah diserahkan secara simbolis sebagai sapi korban, yang secara langsung dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

10 hours ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

11 hours ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

11 hours ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

12 hours ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

12 hours ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

13 hours ago