Categories: BIAK

KKP Pratama Biak Jemput Bola ke Instansi Pemerintah

BIAK – Untuk meningkatkan potensi pajak dalam negeri, KKP Pratama Biak melakukan jemput bola dan  asistensi langsung di sejumlah Instansi baik pemerintah daerah, kepolisian TNI dan juga instansi Vertikal dan Swasta.

Dedi Supriyadi, Kepala Kantor Pajak Pratama Biak, yang membawahi 6 Kabupaten di Papua dan Papua Tengah, memberikan penjelasan mengenai tantangan dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan pajak di wilayah Biak Numfor.

Ditemui di kantor BPKAD saat melakukan asistensi langsung, Rabu (26/3) Dedi dan tim KKP Biak menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk memfasilitasi wajib pajak dalam melaporkan SPT Tahunan, serta target yang ingin dicapai oleh pihaknya dalam hal potensi pajak.

Dedi mengungkapkan bahwa meskipun sudah ada beberapa wajib pajak yang berhasil melaporkan SPT Tahunan, masih ada yang terkendala, terutama dalam mengakses DJP Online. “Walaupun kita ketika asistensi di Birokrasi beberapa sudah ada yang lapor SPT Tahunan, ada yang terkendala, karena belum mampu melaporkan SPT Tahunan secara mandiri lewat DJP Online,” ujarnya.

Bagi wajib pajak yang tidak terkendala akses DJP Online, Dedi mengimbau agar segera melapor setelah mendapatkan bukti potong 1721A2, yang merupakan bukti potong pajak untuk tahun 2024. “Ketika Wajib Pajak sudah mendapatkan itu, mereka sudah bisa melaporkan ke DJP Online,” jelasnya.

Untuk membantu wajib pajak yang mengalami kesulitan, Kantor Pajak Pratama Biak telah bekerja sama dengan BPKAD Biak Numfor, Setda Biak Numfor, serta sejumlah instansi vertikal di Biak untuk memberikan asistensi langsung. “Kami datangi ke kantornya untuk memberikan pelayanan laporan SPT Tahunan, seperti yang sudah kita jalankan di beberapa tempat seperti di Pemda Biak, Polres Biak, dan juga Satuan TNI AU yang ada di Biak,” lanjut Dedi.

Mengenai potensi pajak di Biak, Dedi mengungkapkan bahwa sekitar 70% pendapatan pajak berasal dari APBN dan APBD, sementara sisanya, sekitar 30%, berasal dari sektor swasta. “Target kita tercapai 101% di tahun 2024, itu sebelum dilakukan rasionalisasi anggaran. Mudah-mudahan di tahun ini kita juga bisa mencapai target yang diamanahkan kepada kita,” kata Dedi dengan optimisme.(il/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

1 day ago

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…

1 day ago

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

1 day ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

2 days ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

2 days ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

2 days ago