Kata Faizal Salendra, bahan makanan yang digunakan dalam program ini berasal dari pemasok lokal, termasuk dari suplier Maju Makmur untuk kebutuhan beras maupun bumbu-bumbu di Biak serta petani, nelayan, dan peternak di daerah sekitar untuk kebutuhan sayur mayur dan sumber protein hewani.
Menu makanan disusun oleh tim ahli gizi dan bervariasi setiap harinya, mencakup protein, karbohidrat, serta serat dari buah-buahan. Setiap porsi makanan dihargai Rp20.000, dengan perhitungan khusus untuk wilayah Indonesia Timur.
Faizal Salendra, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengumpulkan data terkait pangan lokal di Biak Barat dan Biak Timur, khususnya untuk kelompok tani dan nelayan. Saat ini, masih dilakukan perhitungan margin dan potensi kesalahan dalam perencanaan penyediaan porsi makanan per hari.(il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…