Yan Mandenas melakukan pertemuan dengan Forkompimda di Kabupaten Biak Numfor dan juga unsur pemerintah dan masyarakat, dalam Kunker ke wilayah Saireri, Selasa (26/4) kemarin. (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK– Anggota DPR RI Komisi XIII Dapil Papua, Yan Permenas Mandenas, mengadakan kunjungan kerja di Biak pada Selasa (24/6) kemarin.
Dalam pertemuan tersebut, hadir Wakil Bupati Biak Numfor Jimmy Carter Rumbarar Kapita, Asisten I Fransisco Olla, serta sejumlah pejabat Forkompimda, TNI/Polri, tokoh masyarakat, dan lembaga sosial lainnya. Yan Mandenas menyampaikan berbagai isu strategis terkait pembangunan Papua, khususnya di wilayah Biak Numfor, serta pentingnya pengembangan sektor-sektor ekonomi yang berkelanjutan.
Yan Mandenas memaparkan perubahan signifikan pasca pemekaran provinsi di Papua yang kini terdiri dari enam provinsi. Menurutnya, alokasi anggaran untuk kabupaten di Papua kini lebih besar daripada yang diberikan kepada provinsi. Hal ini, lanjutnya, bertujuan untuk meningkatkan pembangunan di tingkat kabupaten dan mempercepat pemerataan pembangunan di Papua.
Yan Mandenas juga membahas pentingnya pembangunan berdasarkan zona wilayah adat di Papua, yang terbagi menjadi tujuh zona. Namun, saat ini baru enam zona yang terbentuk, dan salah satu zona yang belum terbentuk adalah zona Saireri, yang mencakup Kabupaten Biak Numfor, Waropen, Kepulauan Yapen, Supiori, dan Mamberamo Raya.
Mandenas menekankan bahwa potensi daerah di masing-masing zona, seperti pertambangan, pertanian, perikanan, serta minyak dan gas, harus dimanfaatkan secara optimal dengan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Dalam kesempatan itu, Mandenas juga membahas kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan DPR. Menurutnya, meskipun ada efisiensi pada belanja barang dan belanja modal, anggaran yang lebih besar harus dialokasikan untuk subsidi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti program ketahanan pangan.
Yan Mandenas menegaskan bahwa pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta harus terus berkolaborasi untuk membangun Papua. Hanya dengan kolaborasi yang baik, masalah-masalah pembangunan di Papua, termasuk konektivitas dan ketahanan pangan, dapat diatasi dengan efektif. “Papua memiliki banyak potensi yang belum tergali. Mari kita bekerja bersama untuk mewujudkan kemajuan bagi Papua dan Indonesia secara keseluruhan,” tutupnya. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Guntur menjelaskan, kejadian bermula ketika korban didatangi seorang pria yang tidak dikenal dengan alasan…
Pemerintah Kota Jayapura segera mengambil langkah untuk membenahi kondisi Pasar Mama Papua yang saat ini…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan berkomitmen memperkuat layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Salah…
Rustan mengatakan, persoalan tersebut diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat dan pemberitaan di media…
Pemerintah Kota Jayapura memastikan pembangunan dan penyiapan rumah singgah bagi masyarakat penyandang masalah sosial terus…
Warga Kampung Biak, Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, mengaku jenuh menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi…