Categories: BIAK

Di Biak, Kekurangan Guru Menjadi Catatan di HAN Tahun 2020

Termasuk Jaringan Internet dan Persoalan Sosial 

Sekda Markus O. Masnembra, SH.,MM ketika menerima aspirasi tentang suara anak didialog interaktif dengan pewakilan anak dari beberapa wilayah, di Aula RRI Biak, Kamis (23/7) kemarin. (FOTO: Fiktor/Cepos)

BIAK-Peringatan Hari Hari Anak Nasional (HAN) di Kabupaten Biak Numfor, 23 Juli 2020 tidak dilakukan seperti biasanya. Peringatan HAN kali ini dilakukan dalam bentuk dialog interaktif secara langsung ke perwakilan anak-anak yang ada di luar kota, di Kabupaten Biak Numfor, di Aula RRI Biak, Kamis (23/7) kemarin. 

  Sebanyak 8 orang anak yang mewakili wilayah-wilayah di luar kota dihadirkan dalam dialog dengan nara sumber Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Markus O. Masnembra, SH.,MM mewakili bupati. Perwakilan anak itu berasal dari wilayah kepulauan, perwakilan dari Pulau Numfor dan sejumlah perwakilan wilayah lainnya, sebelumnya juga menyerahkan catatan aspirasi masing-masing. 

   Dalam dialog itu, anak-anak itu menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dialami di wilayahnya, khususnya lagi dalam menunjang proses belajar mereka. Misalnya saja, disampaikan soal masih adanya sekolah kekurangan guru, masih persoalan sosial dialami oleh setiap anak seperti aibon dan putus sekolah, keterbatasan akses jaringan internet di wilayah luar kota dan sejumlah lainnya. 

    Sekda Markus O. Masnembra mengatakan, bahwa apa yang disampaikan oleh anak-anak tepat di HAN tahun 2020 itu adalah benar dan akan menjadi catatan penting bagi pemerintah, khususnya lagi Pemerintah Kabupaten Biak Numfor. 

   “Apa yang disampaikan anak-anak dalam dialog tadi memang benar, dan itu terus menjadi perhatian serius pemerintah.”ungkap Sekda kepada wartawan.

  Dalam dialog interaktif itu juga dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Biak Numfor Milka Rumaropen, Ketua Himpaudi/TP PKK Kabupaten Biak Numfor Ny. Ruth Naomi Naap Rumkabu, S.Pd dan sejumlah kepala OPD lainnya. 

   “Masa depan Kabupaten Biak Numfor khususnya dan Indonesia umumnya ada ditangan anak-anak, oleh karena itu menjadi tanggung jawab bersama, pemerintah dan orang tua untuk mendorong anak-anak untuk menyiapkan diri dan masa depannya sejak dini.” tandas Ketua HIMPAUDI Kabupaten Biak Numfor Ny. Ruth Naomi Naap Rumkabu menambahkan.(itb/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Alat Berat Terbatas, Cetak Sawah Papua Masih Lambat

Program cetak sawah 2026 di tanah Papua masih menghadapi persoalan dalam pelaksanaannya. Meski target telah…

2 hours ago

Wali Kota Ajak Warga Pulihkan Bersama Lokasi Kebakaran

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru bersama Forkopimda, aparatur sipil negara…

3 hours ago

Dua Hari ke Depan Stok Logistik Korban Kebakaran Masih Aman

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, memastikan ketersediaan logistik bagi korban kebakaran di Dok…

4 hours ago

Apresiasi Berbagai Pihak yang Bantu Korban Kebakaran

   Abisai mengatakan, dukungan terhadap para korban tidak hanya datang dari pemerintah maupun BUMN dan…

5 hours ago

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

2 days ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

2 days ago