

Efendi Igizisa, S.Pi.,MM (FOTO : FIKTOR PALEMBANGAN/CENDERAWASIH POS)
BIAK– Pemerintah Kabupaten Biak Numfor tengah gencar mengelola sumber daya perikanan yang melimpah melalui pengembangan industri pengolahan ikan terintegrasi. Salah satunya yang saat ini terus diupakan adalah operasional pabrik pengalengan ikan tuna dan mengembangkan industri rumah produksi ikan kaleng di Biak.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Biak Numfor, Efendi Igiriza, S.Pi.,MM mengatakan, pemeruintah daerah saat ini sedang membangun komunikasi ke Pemerintah Pusat dan sejumlah investor terkait dengan rencana pembangunan operasional pabrik pengalengan ikan di Biak. Dukungan dari pemerintah pusat dinilai sangat penting karena semua izin usaha semua sudah terpusat dan daerah tidak memiliki kewenangan.
“Kami telah membangun komunikasi dengan pemerintah pusat, termasuk beberapa investor, dan itu sudah menjadi komitmen Pak Bupati agar pembangunan pabrik ikan di Biak diwujudkan,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos, kemarin.
Menurut Efendi, pemerintah daerah dalam mengeluarkan izin hanya terbatas, namun untuk izin-izin tertentu seperi izin berinvestasi dalam operasional industry perikanan seperti pabrik pangalengan ikan perlu mendapat dukungan dari pemerintah pusat, salah satunya izin. Meski demikian, untuk izin-izin tangkap terkait dengan penyedian ikan lalu dikirim keluar saat ini sedang berjalan.
Page: 1 2
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…