

KASAU Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono saat memberikan menyamatkan pangkat baru dan memberikan tongkat Komando kepada satuan TNI AU yang baru yakni Komandan Wing Udara 9 Lanud Manuhua Biak, Letkol. Pnb Heru Wardana S.Sos, di Skadron 27 Lanud Manuhua Biak, Kamis (13/2). (foto:Ismail/CEnderawasih Pos)
KASAU: Wing Udara 9 ini Penting untuk Indonesia Timur
BIAK – KASAU Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono meresmikan satuan baru TNI AU yakni Wing Udara 9 Lanud Manuhua, Kamis (13/2) di SKadron 27 Pangkalan Udara Lanud Manuhua Biak.
Kasau Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono pada upacara peresmian Wing Udara 9 menekankan pentingnya kesiapan, adaptasi, dan profesionalisme TNI AU dalam menghadapi dinamika strategis, terutama di wilayah Timur Indonesia.
Kasau menggarisbawahi bahwa kehadiran Wing Udara 9 akan menambah kekuatan udara, meningkatkan kesiapan operasional, serta mendukung pengamanan perbatasan, penanggulangan bencana, dan program prioritas pemerintah. Dalam perencanaannya, Wing Udara 9 akan dikembangkan secara bertahap dengan pembentukan skadron tempur dan skadron helikopter guna meningkatkan efektivitas operasi udara.
Dalam wawancaranya, Kasau menjelaskan bahwa kehadiran Wing Udara 9 bertujuan untuk memperkuat pertahanan udara nasional, khususnya di Indonesia Timur. “Wing Udara 9 ini kita anggap penting untuk Indonesia Timur, mengingat banyaknya penerbangan di Biak dan Papua secara keseluruhan.
Dengan kehadiran Skadron Udara 27 yang mengoperasikan pesawat PN-235 serta keberadaan BKO Pesawat Super Tucano yang melaksanakan operasi udara di wilayah Papua, diperlukan satu sistem pembinaan, pengawasan, dan pelaksanaan operasi udara yang lebih terintegrasi. Atas dasar itu, Wing Udara 9 dibentuk di bawah Lanud Manuhua,” ujar Kasau.
Kasau juga menyoroti berbagai peran strategis Wing Udara 9 dalam mendukung operasi TNI AU. Satuan ini diharapkan dapat memberikan bantuan dalam berbagai aspek, termasuk pergeseran logistik, operasi udara, pengamanan wilayah udara, serta pelaksanaan pembinaan dan latihan satuan di jajaran Wing Udara 9. “Mudah-mudahan kehadiran Wing Udara 9 dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Papua,” imbuhnya.
Sejalan dengan perencanaan postur TNI AU, Wing Udara 9 akan terus dikembangkan secara bertahap, termasuk pembentukan skadron tempur dan skadron helikopter untuk meningkatkan efektivitas operasi udara. Dengan demikian, Indonesia akan memiliki daya tangkal yang lebih kuat dan fleksibel dalam mendukung kepentingan nasional di wilayah Indonesia Timur.
Upacara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum PIA Ardhya Garini, Pangkoopsud Nasional beserta Ibu, Asisten Kasau, Panglima Koopsud III, Ketua DPRD Biak Numfor, Forkopimda Biak, pejabat TNI/Polri, serta tokoh masyarakat dan agama di Biak Numfor. (Il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…