Categories: BIAK

Kalapas Akan Laporkan Mantan Napi ke Aparat, Dinsos Akui Keterbatasan Bantuan

BIAK – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Biak, Yonas Kaway, menanggapi kasus pencurian yang dilakukan oleh mantan narapidana (Napi) yang baru bebas dari Lapas Biak. Ia menyatakan akan melaporkan seluruh warga binaan yang bebas kepada pihak berwajib, aparat keamanan, serta Dinas Sosial (Dinsos) sebagai langkah antisipasi.

“Kedepannya semua warga binaan yang bebas dari Lapas Biak kami akan laporkan kepada pihak-pihak berwajib dan terkait kepada aparat keamanan, dan juga kepada Dinas Sosial,” tegas Yonas Kaway, Jumat (9/5) ditemui di Mapolres Biak Numfor.

Yonas Kaway menyoroti kerentanan ekonomi yang dihadapi mantan narapidana setelah keluar dari lapas. Ia menjelaskan bahwa selama menjalani masa hukuman, kebutuhan makan tiga kali sehari dan perawatan kesehatan seluruh narapidana ditanggung oleh negara.

“Para mantan Napi di dalam lapas mereka selama ini makan tiga kali sehari seluruh Indonesia sama, dalam 10 hari menunya akan bervariasi. Sehingga masalah ekonomi setelah keluar dari lapas menjadi sangat rentan terjadi lagi. Karena mereka dalam lapas makan tiga kali dalam lapas. Sakit mereka kitapun mengurusnya,” terangnya.

Pihaknya berharap Dinsos dapat memberikan bantuan kepada para mantan narapidana yang baru bebas, sebagai upaya mencegah mereka kembali melakukan tindak kriminalitas.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Aspirasi Provinsi Papua Utara Bukan “Barang Baru”

Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…

9 hours ago

Usir Penjual Sayur Keliling, Kadistrik Sentani “Dirujak” Netizen

Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…

13 hours ago

Prabowo Singgung Krisis Kejujuran dan Keteladanan

Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menilai pernyataan Presiden Prabowo tersebut mencerminkan harapan rakyat…

14 hours ago

Board of Peace Bentukan Donald Trump Dinilai Berbau Imperialisme

Di sisi lain, Palestina sama sekali tidak dilibatkan dalam proses konsultasi sejak awal pembentukan Board…

15 hours ago

Miris Siswa SD di Ngada NTT Diduga Tewas Gantung Diri

Surat yang ditulis dalam bahasa Ngada itu berisi pesan agar sang ibu merelakan kepergian korban,…

16 hours ago

MK Tolak Gugatan Legalisasi Nikah Beda Agama

“Amar putusan, mengadili, menyatakan permohonan tidak dapat diterima,” ujar Suhartoyo saat membacakan putusan. Dalam pertimbangannya,…

17 hours ago