Categories: BIAK

Keterlambatan BBM dan Beban Berlebih Jadi Pemicu Pemadaman di Waropen

BIAK — Seringnya terjadi pemadaman listrik di Kabupaten Waropen dalam beberapa waktu terakhir disebabkan oleh sejumlah faktor teknis dan logistik yang saling berkaitan. Hal ini dijelaskan oleh Silvester Vani Tambingon, Asisten Manager Transaksi Energi UP3 PLN Biak, yang menegaskan bahwa pihak PLN terus berupaya menstabilkan pasokan listrik di daerah tersebut meski menghadapi berbagai kendala di lapangan.

Menurut Silvester, keterlambatan pasokan bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu penyebab utama terganggunya operasional mesin pembangkit listrik. “BBM yang datang kadang terlambat karena faktor cuaca. Untuk transportasi BBM juga masih terbatas, selama ini baru satu kapal yang melayani pengiriman solar dari Serui ke Waropen. Idealnya harus dua kapal agar distribusi lebih lancar,” jelasnya.

Selain itu, ia menambahkan bahwa beban penggunaan listrik masyarakat terus meningkat, sementara daya pembangkit yang tersedia masih minim. “Kita memang harus menahan penambahan daya karena kalau dipaksakan bisa overload dan mengakibatkan kerusakan mesin. PLN tidak bermaksud melarang penambahan daya yang diinginkan masyarakat, tapi kondisi pasokan saat ini memang belum mencukupi,” ujarnya.

Di Waropen sendiri terdapat empat unit mesin pembangkit yang saat ini masih aktif beroperasi. Namun untuk memenuhi kebutuhan daya secara optimal, PLN tengah menunggu kedatangan mesin baru dari luar Papua yang dijadwalkan tiba pada bulan Oktober. Mesin tersebut merupakan mesin sewa dalam kontainer yang akan dirakit dan dioperasikan dalam waktu sekitar satu bulan setelah tiba.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

4 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago