

Kamarudin, S.Pd (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK NUMFOR – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus berkomitmen meningkatkan kualitas tenaga pendidik di daerah, meski dihadapkan pada berbagai tantangan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kamarudin, S.Pd., mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 1.573 guru yang tersebar di 19 distrik, termasuk guru PPPK, guru honorer, dan guru tetap yayasan dari Yapis, YPK, serta YPPK.
Dalam tiga tahun terakhir, Biak Numfor telah merekrut 695 guru melalui skema PPPK. Sebanyak 248 guru sedang menjalani proses pemberkasan untuk diangkat pada tahun 2025. Dengan tambahan formasi 2024 yang akan diangkat tahun depan, total guru PPPK di Biak Numfor akan mencapai 943 orang.
Namun, Kamarudin juga menyoroti adanya tantangan, terutama terkait kualifikasi akademik. “Dari seluruh jumlah guru, sebanyak 749 orang telah bersertifikasi. Tetapi, masih ada guru yang belum berkualifikasi S1, padahal ini menjadi syarat yang diatur dalam undang-undang,” jelasnya.
Sebagai solusi, sejak 2023 Pemkab Biak Numfor meluncurkan program peningkatan kualifikasi S1. Dengan anggaran sebesar Rp340 juta, pemerintah menjalin kerja sama dengan Universitas Cenderawasih, menghasilkan 136 guru SD yang berhasil memperoleh gelar S1. Pada tahun ini, anggaran sebesar Rp1 miliar dialokasikan untuk program pengakuan pembelajaran tingkat lanjut bersama Universitas Terbuka.
“Program ini memungkinkan guru yang sudah mengabdi cukup lama untuk menyelesaikan pendidikan hanya dalam 4 semester, karena pengalaman kerja mereka dihitung sebagai kredit. Pada 2025, kami kembali mengalokasikan Rp1 miliar untuk meng-S1-kan guru PPPK yang belum berkualifikasi S1,” tambah Kamarudin.
Selain fokus pada kualifikasi, perhatian juga diberikan kepada guru-guru yang berdedikasi dan berprestasi. “Kami bangga memiliki banyak guru hebat di Biak Numfor yang tidak hanya berdedikasi tetapi juga menginspirasi melalui prestasi mereka,” ujarnya.(il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…