Categories: BIAK

WNA Asal Prancis Ditemukan Gantung Diri

BIAK-Seorang pria ditemukan dalam keadaan tergantung di pohon cemara, di Jalan Adibai, Distrik Samofa, sekitar pukul 04.45 WIT, Selasa (7/7) kemarin. Pria yang terakhir diketahui bernama Olivier Massias (49) adalah warga negara Prancis yang sudah beberapa tahun terakhir tinggal di Biak. 

Penyidik Polres Biak Numfor ketika melakukan evakuasi terhadap warga negara Prancis yang diduga gantung diri di pohon Cemara, Selasa (7/7). ( FOTO: Fiktor/Cepos)

  Korban yang diduga gantung diri itu, ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa oleh salah satu warga (saksi), bernama Ahmad Syarif yang saat itu melintas di jalan Adibai, Distrik Samofa. 

   Penyidik Polres Biak Numfor masih terus melakukan pengembangan penyelidikan terhadap kasus tersebut, namun dari hasil koordinasi dengan pihak imigrasi, pihak penyidik mendapat informasi kalau korban tidak memiliki dokumen lengkap dan rencananya akan deportasi, sementara keluarganya (istrinya) sudah ada di negara asalnya. 

   Korban yang terakhir diketahui oleh penyidik tinggal di Mes Hadu Jalan Adibai Desa Anjereuw Distrik Samofa Kab. Biak Numfor, pekerjaannya adalah swasta dan diinformasikan bekerja di salah satu perusahaan swasta. 

   Korban diketahui tidak memiliki dokumen lengkap sebagai WNA, setelah dilakukan pemeriksaan dokumen sebagaimana warga negara asing lainnya oleh pihak Imigrasi. Dari pihak Imigrasi, kata penyidik, diketahui bahwa kelengkapan dokumen sebagai WNA di Indonesia khususnya di Biak tidak lengkap dan rencananya akan dideportasi.

   Kapolres Biak Numfor AKBP Murjatmo Edi, S.IK.,SH didampingi Kasat Reskrim Iptu Oscar F.Rahadian S.IK, MH saat dikomfirmasi dengan panjang lebar menceritakan tentang kronologi kejadian. Dikatakan bahwa hari Selasa (7/7) sekitar jam 04.00 WIT, seorang saksi Ahmad Syarif sedang melintas di jalan Adibai dan melihat seperti ada orang gantung diri dekat jalan raya, tepatnya di bawah pohon. Melihat hal tersebut, saksi kemudian menghubungi pelapor untuk mengecek langsung ke TKP. 

    Selanjutnya, kata Kapolres, pelapor bersama temannya langsung ke TKP dan melihat korban sudah tergantung di pohon cemara, lalu saksi dan temannya menghubungi SPKT Polres Biak Numfor. “Setelah anggota kami mendapatkan laporam, anggota piket dan piket identifikasi mendatangi TKP dan melakukan olah TKP, korban gantung diri menggunakan seutas tali tambang, dan sekitar jam 07.20 WIT Tim URC Covid 19 Polres Biak Numfor melakukan evakuasi korban, lalu dibawa ke RSUD Biak untuk dilakukan visum luar,” jelas Kapolres. 

   “Jadi memang benar terjadi adanya penemuan mayat yang diduga gantung diri di pohon Cemara. Korban  diketahui adalah pria   warga negara Prancis,” lanjutnya. 

   “Karena korban adalah warga negara asing, maka kami langsung melakukan koordinasi dengan Imigrasi, dan memang saat ini sedang memantau dan memeriksa korban. Penjelasan pihak Imigrasi, salah satunya korban diduga telah melanggar keimigrasian,”  kata Kasat Reskrim Oscar R. Rahadian menambahkan.(itb/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Theo: Tak Masuk Akal Orang Papua Sandera Orang Papua

Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…

2 days ago

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm bagi Perguruan Tinggi di Papua

   Merespon terkait dengan kasus tersebut​, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…

2 days ago

El Nino Kuat Bayangi Mimika, BMKG Peringatkan Asap Kiriman dan Gangguan Penerbangan

BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…

2 days ago

Giliran Asap Negara Tetangga Resahkan Warga RI-PNG

Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…

2 days ago

Satpol PP Siagakan 10 Personel Amankan  Kantor Dinkes Merauke

Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…

2 days ago

Melaju di Atas Aspal dari Malam Tembus Pagi, Terapkan Monitoring  24 Jam

Di tengah tuntutan pemenuhan  hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…

2 days ago