Categories: BIAK

Tindak Kekerasan Terhadap Anak di Biak, Mulai Terpantau Dalam Aplikasi

BIAK-Kasus kekerasan terhadap anak, baik yang terjadi di lingkungan rumah, tempat tinggal bahkan lingkungan sekolah masih kerap kali terjadi. Kasus ini tidak banyak mencuat ke publik, karena biasanya, antara korban dan pelaku hanya berakhir pada tahapan mediasi baik dilingkungan gereja/masjid, adat  dan mediasi bersama keluarga.

  Namun, Dinas Pendidikan Biak Numfor, tidak mau menutup mata, terhadap kejadian kekerasan yang terjadi, terlebih jika itu terjadi di lingkungan sekolah. Tidak dapat dipungkiri, satu saja kasus yang mencuat dan tercium oleh publik, akan sangat berdampak luas, bagi pribadi dan lingkungan, dan juga menjadi perhatian oleh negara.

  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor, Kamarudin, S.Pd, bersama jajaran pemuka agama, dinas Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana Biak Numfor, Dinas Sosial, Unit Perempuan dan Anak Polres Biak Numfor, LSM Wahana Visi Indonesia, dan jajaran kepala-kepala sekolah, dikumpulkan dalam Grup diskusi, sebagai pihak yang nantinya akan dilibatkan dalam pengawasan, pencegahan, dan penanganan Kekerasan Terhadap Anak.

  Grup Diskusi ini nantinya akan membuat rumusan untuk sebuah terobosan baru dilingkungan pendidikan, dimana masyarakat, orang tua, bahkan siswa itu sendiri memiliki keleluasaan melaporkan dugaan, indikasi maupun kejadian tindak kekerasan terhadap anak, yang terjadi di lingkungan sekolah melalui Aplikasi yang tersedia di Gawai, dan dapat diunduh. Aplikasi berbasis android ini disebut Papeda (Pencegahan Penaganan Kekerasan Tehadap Anak).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

4 hours ago

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

5 hours ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

6 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

7 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago