Categories: BIAK

Jelang Idul Adha, Pemkab Biak Numfor Subsidi Harga Cabai untuk Stabilkan Pasar

BIAK – Menjelang perayaan Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga cabai di pasaran. Kepala Disperindag Biak Numfor, Yubelius Usior, mengatakan pemerintah akan memberikan subsidi harga cabai langsung kepada para pedagang lokal.

“Kita bekerja sama langsung dengan para pelaku usaha atau pedagang. Bukan kami yang datangkan barang, tapi mereka yang datangkan sendiri, kemudian bahan yang mereka jual itu yang kami subsidi,” ujar Yubelius, Senin (2/6).

Program subsidi ini akan berlaku mulai H-3 menjelang Idul Adha, dengan melibatkan lima hingga enam pelaku usaha yang telah bermitra dengan pemerintah. Subsidi diberikan kepada cabai yang berhasil terjual, dengan tujuan menghindari pemborosan akibat kerusakan barang.

“Kalau tidak terjual, tidak kami subsidi. Ini agar kualitas cabai tetap terjaga dan tidak ada yang rusak di pasaran,” tambahnya.

Harga cabai di Biak Numfor memang cenderung fluktuatif, terutama menjelang hari besar keagamaan. Menurut Yubelius, kondisi ini disebabkan oleh produksi lokal yang masih terbatas.

“Kita hanya mampu memproduksi sekitar dua ton cabai per bulan, sedangkan kebutuhan masyarakat mencapai empat ton. Inilah sebabnya harga sering naik, ditambah lagi cabai yang didatangkan dari luar rentan rusak selama perjalanan,” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Guru TK Didorong Jadi Pondasi Wajib Belajar 13 Tahun

Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…

20 minutes ago

KWI Soroti Luka Sosial Papua

Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…

1 hour ago

Aktivitas Pelayanan Dipindahkan Ke Kantor Kelurahan Hinekombhe

Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…

2 hours ago

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

1 day ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

1 day ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

1 day ago