

Proses lelang yang dilakukan oleh PSDKP dan KPKNL dalam laman Lelang.go.id. ( Ismail/Cenderawasih Pos)
Kualitas Ikan Menurun, Kapal Tidak Dilengkapi Freezer
BIAK – Setelah melalui dua kali lelang tanpa peminat, hasil tangkapan ikan dari kasus illegal fishing yang menjadi barang bukti di Stasiun PSDKP Biak akhirnya terjual dalam lelang ketiga. Ikan sebanyak 5.000 kilogram tersebut berhasil dilelang dengan harga Rp500 per kilogram, atau total Rp2.500.000.
Ikan-ikan ini, yang telah ditahan sejak penangkapan kapal asing Yanred FB asal Filipina pada 9 Mei 2025 lalu, memang harus segera diproses. Kondisinya terus dipertahankan dengan penambahan es batu dan penggantian air di palka kapal, mengingat kapal tersebut tidak dilengkapi freezer. Namun, kualitas ikan yang terus menurun seiring waktu menjadi tantangan dalam proses lelang sebelumnya.
Kepala Stasiun PSDKP Biak, Mochamad Erwin, dikonfirmasi, Senin (2/6) mengungkapkan bahwa jika lelang ketiga ini masih tidak menemukan peminat, ikan-ikan tersebut terpaksa akan dimusnahkan. “Kalau gak ada paling dimusnahkan kalau di lelang ketiga tidak ada,” ujarnya. Ia berharap lelang ketiga ini dapat menemukan pemenang, meski dengan harga yang disesuaikan dengan kualitas ikan.
Page: 1 2
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…
BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…
Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…
Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…
Di tengah tuntutan pemenuhan hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…