Categories: LINTAS PAPUA

Pembangunan BTS di wilayah 3T Sarmi terkendala Akses

SARMI-Program penyediaan Base Transceiver Station (BTS) 4G yang diperuntukkan bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Kabupaten Sarmi masih menghadapi tantangan serius. Dari 11 kampung yang direncanakan mendapatkan BTS pada tahun 2024, hanya tiga kampung yang dapat dijangkau dan dibangun infrastruktur jaringan tersebut.

BTS yang ada saat ini merupakan bagian dari program Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), yang menyasar wilayah 3T di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Sarmi sendiri, tercatat sudah ada 45 tower BTS yang tersebar dari Distrik Bonggo hingga ke Apawer, Kampung Murara.

“Tahun ini kami sebenarnya mendapat 11 BTS baru yang difokuskan untuk wilayah Apawer. Tapi dari jumlah itu, hanya tiga kampung yang bisa dijangkau dan dibangun,” ujar Plt Kepala Dinas Kominfo Sarmi, Stephenson Derek, Jumat (25/4).

Dikatakan,kendala utama pembangunan BTS ini adalah akses transportasi menuju lokasi-lokasi terpencil. Dinas Kominfo Sarmi sebelumnya mengusulkan penggunaan helikopter untuk membawa peralatan ke lokasi. Namun, keterbatasan anggaran membuat helikopter hanya mampu menjangkau tiga kampung.

“Salah satu kampung terjauh, Aurimini, belum bisa dijangkau. Dua kampung lainnya berada di wilayah Tor Atas. Sembilan kampung sisanya belum ada kejelasan apakah proyeknya akan dilanjutkan atau tidak,” jelasnya.

Permasalahan ini bukan hal baru. Usulan pembangunan BTS di wilayah-wilayah tersebut sebenarnya sudah diajukan sejak tahun 2021 dan bahkan sempat masuk dalam daftar prioritas. Namun hingga kini, realisasinya masih tertunda.

“Kalau dibilang, hampir seluruh wilayah Sarmi ini masuk kategori 3T. Jujur saja, kami masih kesulitan dalam hal telekomunikasi. Saudara-saudara kita di pedalaman sangat terbatas akses komunikasinya,” tambahnya.

Pihaknya saat ini masih menunggu keputusan dari tim di Jakarta, apakah ada solusi atau dukungan tambahan agar pembangunan BTS di sisa kampung bisa segera direalisasikan.(roy).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: SARMIBTS

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

2 hours ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

3 hours ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

4 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

6 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

7 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

8 hours ago