Ia juga berharap agar semua pihak, baik tokoh masyarakat, aparat kampung, maupun warga yang hadir dalam kegiatan tersebut, dapat menjadi penyambung informasi bagi masyarakat lainnya.
“Tujuan dari program ini bukan hanya administrasi semata, tetapi untuk kesejahteraan masyarakat. Kita ingin semua warga di Kabupaten Sarmi memiliki hak yang sama dan terlayani dengan baik oleh negara,” tambahnya.
Diketahui program ini merupakan program lanjutan yang dilakukan oleh dinas kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sarmi, di mana sebelumnya sudah dilaksanakan di kampung Nengke II. Untuk saat ini, ada enam pasang suami istri yang mengikuti pencatatan sipil. (roy).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…
Manajemen kampus menjamin tidak ada toleransi bagi penyusupan paham maupun ideologi yang bertentangan dengan…
Pesan tersebut disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua, Suzana Wanggai, saat membacakan…
Kerukunan antarumat beragama bukan sekadar slogan, tetapi sebuah tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui…