Ia juga berharap agar semua pihak, baik tokoh masyarakat, aparat kampung, maupun warga yang hadir dalam kegiatan tersebut, dapat menjadi penyambung informasi bagi masyarakat lainnya.
“Tujuan dari program ini bukan hanya administrasi semata, tetapi untuk kesejahteraan masyarakat. Kita ingin semua warga di Kabupaten Sarmi memiliki hak yang sama dan terlayani dengan baik oleh negara,” tambahnya.
Diketahui program ini merupakan program lanjutan yang dilakukan oleh dinas kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sarmi, di mana sebelumnya sudah dilaksanakan di kampung Nengke II. Untuk saat ini, ada enam pasang suami istri yang mengikuti pencatatan sipil. (roy).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…