“Jangan pernah takut untuk bermimpi. Ibu Kartini sudah berjuang dulu untuk memperjuangkan emansipasi wanita, dan kita punya hak untuk memilih apa yang menjadi passion kita. Kalau punya mimpi, kejar terus dan sungguh-sungguh. Saya yakin, Tuhan akan menjawab mimpi kita,” pesannya dengan penuh semangat.
Berbekal didikan keras dan lembut dari kedua orang tuanya serta semangat emansipasi Kartini yang membara, perempuan berusia 32 tahun ini berhasil menaklukkan bidang Teknik Fisika hingga menjadi ahli Teknik Laser di Jerman, sebuah perjalanan inspiratif yang diharapkan dapat memotivasi kaum perempuan di Biak dan seluruh Indonesia untuk berani bermimpi dan mengejar passion mereka setinggi mungkin.
“Saya mau sampaikan bahwa semua orang itu bisa termasuk kita anak-anak Papua. Yang penting ada kemauan, tekad dan keseriusan. Jangan mudah menyerah sebab banyak yang sudah membuktikan bahwa kita anak-anak Papua juga bisa berbicara banyak di luar,” tutupnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Turut hadir pula Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Maruli Simanjuntak, dan KSAL Muhammad…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Kepala Biro Humas Kemenhaj RI, Moh Hasan Afandi, memberikan pernyataan resmi melalui konferensi pers yang…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Belum lagi, ”dibantai” penguji saat sidang skripsi. Hal itu membuatnya enggan membuat skripsi. Gayung bersambut,…