Categories: FEATURES

Tidak Hanya Makan Ikan Gratis, Sejumlah Lomba Tradisional Juga Digelar

Melihat Festival Port Numbay di Kampung Yoka dan Waena

Untuk menggali dan mengembangkan potensi wisata yang ada di Kampung-kampung, Dinas Pariwisata mendorong event Festival Port Numbay. Kali ini digelar di Kampung Yoka dan Waena  selama tiga hari, 26-29 April 2024. Lantas apa saja spot wisata dan agenda yang menarik dari kegiatan wisata ini?

Laporan: Robert Mboik-Jayapura

Festival Port Numbay di Kampung Yoka, dibuka Jumat (26/4) sore. Dari pertama pembukaan ini, lokasi festival ini langsung dipadati warga Kota Jayapura, bahkan ratusan orang antre untuk makan ikan gratis. Pada hari kedua, Sabtu (27/4), lokasi wisata Kampung Yoka ini juga terlihat  ramai dikunjungi oleh masyarakat. Banyak yang datang dari luar Kampung Yoka, sekedar ingin menikmati makan ikan gratis yang disajikan.

  Selama even festival ini, ada juga  keterlibatan masyarakat di kampung setempat yang  sangat antusias untuk datang meramaikan. Terutama untuk  mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan  perlombaan tradisional yang telah diagendakan oleh panitia lokal.

   Misalnya ada lomba main tali kotak, dan main tali panjang, ada juga lomba main lempar batu, atau gicigici, atau lomba karet. Lomba-lomba ini dipilih oleh panitia lokal,  karena memang pelaksanaannya sudah jarang sekali dilakukan oleh anak-anak di kampung.

  Ini tidak terlepas dari kemajuan teknologi atau kehadiran handphone yang sudah berhasil mempengaruhi anak-anak, sehingga permainan-permainan lokal ini sudah jarang sekali dimainkan oleh anak-anak di kampung.

   Karena itu, pemerintah melalui Dinas Pariwisata dan juga panitia lokal yang ada di kampung mengagendakan perlombaan-perlombaan tradisional tersebut, dengan maksud untuk melestarikan, sehingga ini juga dapat dijadikan sebagai salah satu potensi wisata yang ada di kampung itu.

   “Lomba ini memang sudah jarang sekali dilaksanakan belakangan ini.  Karena sekarang anak-anak lebih banyak berlomba di dalam HP, main HP. Karena itu,  kita coba lakukan lagi, permainan-permainan tradisional yang ada di kampung,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Mathias B Mano.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Persipura Ditunggu Laga Berat

Coach RD mengaku sangat sulit mengalahkan pasukan Laskar Antasari di depan Barito Mania. Musim ini,…

1 day ago

Gelombang Tinggi Lumpuhkan Pelayaran, KM Sinabung Nyaris Terhempas

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Biak, melalui Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli (KBPP),…

1 day ago

Kerap Jadi Tempat Judi, Satpol PP Tertibkan Bangunan di Jalan Prajurit

Kepala Bidang Trantib Umum Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Merauke Raimond Rumlus mengungkapkan, penertiban ini…

2 days ago

Penyidik Periksa 13 Saksi dan 3 Ahli

Andre menjelaskan, setelah penetapan AI sebagai tersangka dalam kasus korupsi bantuan hibah Pemerintah Provinsi Papua…

2 days ago

Tak Bisa Beli Pemain, PSBS Maksimalkan Potensial

PSBS memiliki waktu cukup lama untuk berbenah. Putaran kedua kembali bergulir pada 25 Januari. PSBS…

2 days ago

Perjuangannya Berbuah Manis, Pemilik RM Serumpun Merasa Lega

‘’Beliau orang baik. Utang itu sekitar 2-3 tahun terakhir. Sementara utang-utang sebelumnya sudah dibayarkan. Saat…

2 days ago