

Beberapa siswa SLB Negeri Pembina Papua ketika mengikuti kegiatan praktikum yang diberikan oleh gurunya, Jumat (24/1). (foto;Mboik/Cepos)
Melihat Aktivitas Belajar Para Siswa di SLB Negeri Pembina Papua
Lebih dari 98% anak-anak atau siswa-siswi yang belajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Papua berasal dari anak-anak asli Papua. Mereka memiliki berbagai macam latar belakang kelainan fisik. Namun ada di antara mereka yang cerdas, bahkan ada juga yang bisa berbahasa Inggris dengan baik, meskipun memiliki kelainan secara fisik.
Laporan: Robert Mboik-Jayapura
Ada ratusan anak-anak yang saat ini sedang mengenyam pendidikan dasar dan menengah di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Papua. Sekolah yang mulai dibangun pada tahun 2000 itu kini sudah meluluskan banyak generasi muda Papua terutama mereka yang memiliki keterbatasan fisik.
Di sekolah itu, selain diajarkan tentang akademik mereka melaksanakan praktek langsung sesuai dengan bidang atau jurusan dari anak-anak tersebut. Mulai dari jurusan menjahit, tata boga, montir mobil dan beberapa jurusan lainya.
Salah satu misi dari sekolah itu adalah meluluskan siswa-siswinya yang siap bersaing di dunia kerja Meskipun mereka memiliki berbagai macam latar belakang kelainan fisik, sepert anak tunanetra, yaitu anak yang mengalami gangguan penglihatan, tunarungu, anak yang mengalami gangguan pendengaran, anak tunagrahita yaitu anak yang mengalami keterbelakangan mental.
Bahkan ada juga anak yang mengalami kelainan sindrom. Meski demikian mereka tidak pernah terlibat dalam aksi bullying antara satu dengan yang lainnya. “Jadi mereka tidak tahu bullying, di sini semuanya bersahabat, berteman. Mereka juga tidak pernah bertengkar atau berkelahi,” kata Kepala SLB Negeri Pembina Papua Jayapura, Irwanto Paerunan, Jumat (24/1).
Page: 1 2
Banyaknya lahan yang sengaja dibakar oleh oknum warga di wilayah yang sulit di jangkau dengan…
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…
Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto menilai, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat membuat…
Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pitherzs melalui Kasi Humas Aipda Ikhsan mengatakan, berdasarkan keterangan…
Penarikan tenaga medis tersebut dipicu insiden kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata pada…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…