Categories: FEATURES

Siap Beri Bantuan Hukum Gratis  Bagi Masyarakat Tak Mampu

Melihat Komitmen Kehadiran Peradin di Kota Jayapura

Berbagai organisasi pengacara atau advokat hadir di tengah masyarakat, dengan membawa visi dan misi masing-masing. Salah satunya adalah Perkumpulan Advokat Indonesias (Peradin) yang juga hadir di Kota Jayapura. Lantas seperti apa komitmen dari organisasi Peradin ini?

Laporan: Carolus Daot_Jayapura

Perkumpulan Advokat Indonesia (Peradin) Cabang Jayapura siap memberikan bantuan hukum gratis kepada masyarakat yang berekonomi lemah.  Ketua DPC Peradin Kota Jayapura, Thomas Pembwain, S. H., M. H, menyampaikan langkah ini diambil, karena melihat permasalahan hukum di Kota Jayapura yang cukup kompleks, namun tidak dapat diselesaikan, lantaran keterbatasan biaya untuk membayar jasa para pengacara.

  Oleh sebab itu, Peradin hadir di tengah masyarakat yang kurang mampu untuk  memberikan bantuan hukum secara cuma cuma atau tanpa dipungut biaya. “Kami siap membantu masyarakat yang kurang mampu, hal ini merupakan komitment kami (Peradin Cabang Jayapura), untuk meringankan beban masyarakat yang sedang tersangkut dengan masalah hukum,” ujar Thomas di Jayapura, Jumat (26/5).

  Thomas, menambahkan bagi masyarakat yang sedang berhadapan dengan masalah hukum, dipersilahkan datang  di  Kantor Sekretariat Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Madin Jayapura, yang terletak di Jalan Kampwolker Perumnas 3 Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura.

   Atau di Kantor Sekretariat Bantuan Hukum Gerakan Advokat Indonesia (Geradin) di jalan Adipura III No.20 Kelurahan Adipura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.

  “Kedua Pos Bantuan Hukum ini, merupakan lembaga bantuan hukum dibawah naungan organisasi Peradin. Untuk pelayanan dibuka setiap hari kerja,” kata Thomas.

   Selain memberikan bantuan hukum gratis kepada masyarakat yang kurang mampu, Peradin Jayapura juga akan membuka layanan sosialisasi hukum, kepada para pelajar yang ada di Kota Jayapura. Terutama menyangkut penyuluhan hukum, untuk memberikan pengetahuan dan kesadaran hukum sejak dini dari kalangan para pelajar ini.

  “Nantinya kami akan turun ke Sekolah Sekolah baik SMP maupun SMA untuk memberikan sosilisasi terkait bahaya dari penggunaan Narkotika, serta pendidikan hukum lainnya yang akan kami berikan,” ujarnya.

  Dalam melaksanakan tugas atau program penyuluhan hukum ini, pihaknya akan bekerjasama dengan sejumlah stake holder terkait. Diantaranya, seperti dari pihak Kepolisian, Hakim maupun stakeholder lainnya.

   Thomas mengharapkan dengan gebrakan yang mereka bangun saat ini, baik langkah untuk memberikan bantuan hukum gratis maupun penyuluhan hukum, dapat memberikan manfaat, terutama meringangkan beban masyarakat yang berekonomi lemah, dalam mencari keadilan.

  “Semoga langkah  kami (Peradin Cabang Jayapura) memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang ada di Kota Jayapura,” harapnya. (*/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KOTASIDANG

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

4 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

12 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

13 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

15 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

16 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

17 hours ago