

Wali Kota, Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru saat menyapa ASN usai memimpin apel pagi beberapa waktu lalu. (foto:Takim/Cepos)
Upaya Pemkot Jayapura Meningkatkan Rasa Tanggung Jawab dan Kedisiplinan ASN
Tindakan indisipliner di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) kerap bermula dari hal-hal yang dianggap sepele, seperti tidak hadir tanpa keterangan, datang terlambat, atau pulang sebelum waktunya. Hal ini yang kini jadi perhatian serius Pemkot Jayapura di bawah pimpinan Wali Kota Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota Rustan Saru.
Laporan: Mustakim Ali_Jayapura
Kebiasaan tidak disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, dinilai telah berkembang menjadi persoalan serius yang berdampak sistemik terhadap kinerja birokrasi dan kualitas pelayanan publik.
Kondisi ini mendorong Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama Wakil Wali Kota, Rustan Saru, mengambil langkah tegas. Pemerintah Kota Jayapura secara terbuka menyatakan “perang” terhadap ASN indisipliner—sebuah komitmen untuk membersihkan budaya kerja aparatur dari kebiasaan yang merusak profesionalisme.
Langkah nyata langsung diterapkan. Inspeksi mendadak (sidak) kini dilakukan secara rutin oleh pucuk pimpinan daerah ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sidak tidak hanya bertujuan menemukan pelanggaran, tetapi juga menjadi pesan kuat bahwa pengawasan melekat benar-benar dijalankan dan tidak lagi sebatas formalitas.
Selain sidak, apel pagi diperketat. Setiap hari Senin, apel pagi dilaksanakan di tiap wilayah pemerintahan. Skema ini dirancang untuk memperluas jangkauan pengawasan sekaligus memastikan kehadiran ASN sejak awal pekan kerja.
Ia juga dikaitkan dengan blackout disejumlah provinsi di Indonesia. Sontak publik ikut dibuat kaget karena…
Menurut Prabowo, seluruh pejabat negara pada hakikatnya adalah pelayan rakyat. Karena itu, mereka tidak boleh…
Anggota DPR Papua jalur Pengangkatan Otonomi Khusus (Otsus) Daerah Pengangkatan Kabupaten Biak Numfor, Musa Sombuk,…
Dalam persidangan perkara Nomor 9/G/LH/2026/PTUN Jayapura ini, tim kuasa hukum masyarakat adat menghadirkan tiga orang…
Dialah Mama Emma Awinero-Tjoe. Di atas bangku panjang kayu yang menjadi saksi bisu jejak pengabdiannya,…
Ia memerintahkan seluruh Gubernur, Bupati, Camat, Hingga Kepala Desa untuk memeriksa seluruh dapur Satuan Pelayanan…