“Kami di SMA Hikmah Yapis Jayapura, walaupun siswa kami masih sedikit, untuk pembelajaran tetap jalan dan insya Allah kami tingkatkan dalam pelayanan mutu proses KBM nya dan harapan kami sebisa mungkin pemerintah bisa menerapkan Juknis SPMB secara transparan, walaupun itu agak sulit, tapi kasihan sekolah swasta jika tidak ada muridnya dan sekolah negeri siswanya sampai bertumpuk-tumpuk,” katanya.
Ia berharap jumlah siswa akan bertambah di masa mendatang, termasuk dari siswa yang semula bersekolah di sekolah negeri. Ia menekankan bahwa kualitas pendidikan di sekolah swasta juga baik karena terakreditasi, dan Sekolah SMA Hikmah Yapis Jayapura terakreditasi automasi A , dengan Motto : Beriman, Berilmu Dan Berahklaq Mulia.
“Insyaallah menjadi pilihan yang tepat bagi anak-anak kita yang akan melanjutkan ke SMA.”ujarnya.
Secara terpisah, Kepala SMA Kristen Kalam Kudus Jayapura Jerry Langi mengaku, untuk kuota siswa yang masuk di sekolahnya sudah sesuai dengan daya tampung pada kelas dan Rombel.
“Puji Tuhan jumlah murid SMA Kristen Kalam Kudus Jayapura sesuai dengan daya tampung sekolah kami. Mengenai kebijakan sekolah gratis dari pemerintah untuk sekolah swasta belum ada koordinasi (arahan lebih lanjut). Sehingga kami tetap menerapkan kebijakan yayasan,” tandasnya.
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…