

Upacara Pedang Pora sebagai bentuk penghormatan dari jajaran Polres Keerom kepada AKBP Christian Aer. Foto Eriato/Cepos
Pamit Tanpa Pergi dari Hati: Jejak Kenangan AKBP Christian Aer di Negeri Tapal Batas
Minggu (13/4) petang sekira pukul 16.00 WIT, suasana haru mewarnai upacara pisah sambut di halaman Mapolres Keerom, saat AKBP Christian Aer resmi melepas jabatannya sebagai Kapolres Keerom setelah mengabdi selama 3 tahun 9 bulan.
Laporan: ERIANTO-KEEROM
Upacara Pedang Pora pun digelar sebagai bentuk penghormatan dari jajaran Polres Keerom kepada pimpinannya.
Diiringi barisan personel berseragam lengkap yang membentuk lorong pedang kehormatan, Christian Aer melangkah perlahan bersama istri. Senyum sempat merekah di wajahnya, namun tak mampu menyembunyikan getar haru yang terpancar.
Beberapa anggota terlihat menyeka air mata, tak sanggup menahan perpisahan dengan sosok pemimpin yang dikenal humanis, tegas, dan berdedikasi itu.
Waktu yang tidak singkat, penuh tantangan, prestasi, dan cerita yang membekas di hati masyarakat maupun anggota kepolisian di Polres Keerom membuat Christian Aer sebagai sosok yang akan dirindukan.
Christian Aer akan mengemban tugas baru sebagai Wakapolresta Tangerang. Beliau membawa pengalaman dan nilai-nilai yang telah terpatri selama hampir empat tahun di Polres Keerom.
Setelah hampir empat tahun mengemban amanah sebagai Kapolres Keerom, Christian Aer resmi berpamitan. Kini, tongkat estafet kepemimpinan berpindah ke AKBP Astoto Budi R yang disambut hangat oleh seluruh jajaran sebagai Kapolres Keerom yang baru.
Sejak pertama dilantik, Christian Aer telah menghadapi berbagai dinamika keamanan di wilayah hukum Polres Keerom, mulai dari penanganan pandemi Covid-19, pengamanan pemilu, hingga pemberantasan narkoba jenis ganja, minuman keras, dan kriminalitas lainnya.
Selama masa jabatannya, Christian Aer dikenal sebagai sosok yang tegas namun dekat dengan anggotanya. Ia aktif turun ke lapangan, menyentuh langsung masyarakat hingga wilayah perbatasan, serta menjalankan berbagai program pembinaan dan pengamanan dengan pendekatan humanis.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…