Sebaliknya seorang dosen ketika disapa sebagai bapa dan mama, maka peranya tidak saja sebagai pengajar dalam konteks sebagai dosen dan mahasiswa. Seorang dosen akan memiliki peran lebih, layaknya sebagai orang tuanya di kampus. Dosen akan menasehati jika menemukan anaknya yang bermasalah, memberikan solusi, mendidik dan mengajarkan mereka tentunya.
Dosen juga diharapkan lebih peka lagi melihat kebutuhan akademiknya, membantu mereka mempercepat proses perkuliahanya. Dengan kata lain, dosen berperan sebagai orang tua sekaligus pendidik dari mahasiswanya.
Karena itu, dia juga berharap, ketika seorang mahasiswa mengganggap dosennya sebagai orang tuanya, begitu sebaliknya, maka ada hasil maksimal yang dicapai, misalnya bagaimana anak-anak itu belajar tepat waktu, selesai tepat waktu dan pada akhirnya, mereka cepat tinggalkan kampus dan akhirnya kembali ke tengah masyarakat dan bersaing secara sehat.
“Jadi siklus seperti yang mau kita bangun dari kampus, bukan saja akademiknya tetapi karakter mereka juga kita bina,”pungkasnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Reynold menjelaskan bahwa pada tahun 2025 jumlah orang yang menjalani tes malaria di Kabupaten Mimika…
Sebanyak 300 utusan umat dari seluruh wilayah Keuskupan Jayapura dipastikan ambil bagian. Mereka terdiri dari…
Dijelaskan, dalam pengawasan lapangan yang dilakukan Disperindag bersama Satgas Pangan, masih ditemukan produk makanan dan…
Berbagai persiapan telah dilakukan guna memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal. Salah satunya melalui Latihan Pra…
Selain lomba presentasi Bahasa Jepang, juga digelar lomba Cosplay, karaoke dan lainnya. Adapun perlombaan tersebut…
Karena itu ia meminta kepada pihak sekolah, terutama orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan dan…