Categories: FEATURES

Bahasa Inggris Ciri Utama Pembelajaran Termasuk Bercerita dan Interaksi dengan Lingkungan

Dari kegiatan sederhana tersebut, program Kejora kemudian berkembang dengan melibatkan semakin banyak pihak. “Pertama kali tahun 2021. Berawal dari kursus bahasa Inggris. Perintisnya dilakukan secara saksama, oleh banyak pihak,” ujarnya, pada Minggu (30/8). Dari kursus bahasa, Kejora perlahan membangun ruang belajar yang lebih luas.Hingga kemudian lahirlah SPS Kejora, satuan pendidikan anak usia dini yang menggunakan pendekatan bilingual dan berbasis alam.

Saat ini sekitar 60 hingga 70 anak aktif mengikuti pembelajaran di SPS Kejora yang berada di kawasan Kapuran, Karimunjawa.  Anak-anak biasa dibagi dalam empat kelas dengan pembelajaran yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan bahasa, sosial, kreativitas, matematika dasar, hingga kemampuan fisik.

Bahasa Inggris menjadi salah satu ciri utama pembelajaran. Namun, anak-anak tidak sekadar diajak menghafalkan kosakata. Mereka belajar melalui permainan, lagu, cerita, aktivitas fisik, serta interaksi dengan lingkungan sekitar. Pembelajaran bahkan kerap dibawa keluar kelas melalui program field trip. Anak-anak diajak melihat langsung alam, mengenal lingkungan, hingga terlibat dalam kegiatan sederhana seperti membersihkan sampah.

Bagi Kejora, pengalaman semacam itu merupakan bagian dari pendidikan karakter. Anak tidak hanya diberi tahu bahwa lingkungan harus dijaga, tetapi diajak mengalami sendiri bagaimana menjaga tempat tinggal mereka. Semangat tersebut kemudian diperluas melalui program Beyond The Classroom. Anak-anak mendapatkan berbagai aktivitas tambahan, mulai dari berenang, musik, tari, olahraga, yoga, hingga kerajinan tangan. Hemat kata, bermain sembari belajar.Belajar berenang, misalnya, tidak harus berlangsung di kolam. Anak-anak kepulauan justru dikenalkan dengan laut sebagai bagian dari lingkungan hidup mereka, tentu dengan pendampingan dan memperhatikan aspek keselamatan.

Konsep serupa diterapkan dalam pendidikan lingkungan. Anak-anak diperkenalkan pada persoalan sampah, ekosistem laut, hingga pentingnya menjaga keberlangsungan alam Karimunjawa.  Dalam salah satu kegiatan, Kejora berkolaborasi dengan pihak terkait untuk mengajak anak-anak belajar mengenai konservasi penyu. “Anak-anak diajari lepas penyu. Kami juga mengajak anak field trip, membantu membersihkan sampah dan sebagainya,” imbuhnya.

Perjalanan Kejora tidak berhenti pada pengembangan sekolah yang mereka kelola sendiri. Menurut Sayyidah, ketika sebuah komunitas ingin tumbuh, Kejora menyadari bahwa mereka harus berjalan bersama lebih banyak pihak. Karena itu, yayasan mulai membantu sejumlah lembaga pendidikan lain di Karimunjawa. Beberapa bulan terakhir, Kejora memberikan dukungan kepada sejumlah taman kanak-kanak dan RA di Karimunjawa. Tercatat 11 sekolah menerima bantuan masing-masing senilai Rp 5 juta.

Bantuan tersebut tidak diberikan begitu saja. Sekolah diminta menyusun laporan kebutuhan dan menggunakan dana, sesuai keperluan yang benar-benar dibutuhkan. Seperti membeli perlengkapan penunjang pembelajaran. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Kejora, agar manfaat pendidikan tidak hanya dirasakan anak-anak yang belajar di SPS Kejora.  “Terus tumbuh, kami menggandeng yang lain,” katanya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Perkuat Lembaga Penyedia Pemberdayaan Perempuan

  Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari dalam kegiatan…

10 hours ago

Akses Kepulauan Jadi Fokus Transportasi Papua

  Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Mathius Wally, mengatakan penguatan konektivitas menjadi salah satu perhatian…

11 hours ago

Aktivitas Akademik maupun Administrasi Dihentikan, Fokus Beri Penghormatan Terakhir

   Menjelaskan situasi di lapangan, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi pemalangan, Kamus Bayage, menegaskan bahwa penutupan…

12 hours ago

Faktor Keamanan, Nakes Non OAP Ditarik ke Kota Wamena

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Rudi Aibesa, S.KM. M.Kes membenarkan jika ada surat yang dikeluarkan oleh…

13 hours ago

DPRK Tolikara Kawal Pelaksanaan APBD 2026, Dorong Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRK Tolikara, Meinus W. Yanengga, S.IP., bersama anggota DPRK Tolikara dalam…

14 hours ago

DPRP Papeg Desak Pemprov Segera Serahkan Materi KUA-PPAS

Wakil Ketua II DPRP Papua Pegunungan Terius Yigibalom menekankan sesuai dengan ketentuan undang -undang nomor…

15 hours ago