Categories: FEATURES

Jadi Alarm Akademik dan Sosial yang Harus Disikapi Secara Serius, Kritis, dan Konstruktif

Ironi Keragaman Bahasa di Tanah Papua, Tertinggi di Dunia Tetapi Terancam Kepunahan

Kekayaan linguistik Indonesia sedang menghadapi ancaman serius. Sejumlah bahasa daerah di Tanah Papua kini dikategorikan dalam status terancam punah, bahkan beberapa di antaranya dilaporkan telah kehilangan penutur aslinya secara total.

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Fenomena ini dipicu oleh menyusutnya jumlah generasi muda yang menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.​Berdasarkan data terbaru dari Balai Bahasa Provinsi Papua, dari ratusan bahasa daerah yang tersebar di pulau paling timur Indonesia ini, sebagian besar berstatus rentan hingga kritis. Bahasa-bahasa seperti Tobati, Nafri, dan Kayu Pulau di wilayah Kota Jayapura, serta beberapa bahasa di kawasan pedalaman, kini hanya dikuasai oleh generasi tua yang berusia kurang lebih di atas 50 tahun.

Kepala Balai Bahasa Papua Valentina Lovina Tanate mengatakan bahwa situasi ini sangat ironi, dengan kondisi Papua yang dikenal sebagai salah satu kawasan dengan tingkat keragaman linguistik tertinggi di dunia, tetapi di sisi lain justru menghadapi ancaman serius berupa kemunduran hingga kepunahan bahasa daerah.

Menurutnya, pernyataan ahli linguistik dari Australian National University, Dr. Laura Arnold, dalam seminar internasional di Nabire mengenai ancaman hilangnya bahasa-bahasa daerah di Papua perlu dipandang sebagai suatu alarm akademik dan sosial yang harus disikapi secara serius, kritis, dan konstruktif.

Dalam keterangannya, Laura menyebut sekitar 40 persen bahasa di Papua berpotensi tidak lagi digunakan secara aktif dalam lima puluh tahun mendatang pada dasarnya tidak berlebihan apabila ditinjau dari realitas sosiolinguistik Papua.

Bahkan kata Valentina apabila melihat indikator vitalitas bahasa menurut UNESCO maupun kajian keterancaman bahasa oleh Grenoble dan Whaley, sejumlah bahasa daerah di Papua memang telah menunjukkan gejala kemunduran yang serius.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pembukaan Rute Udara Papua-Papua Nugini Mulai Dibahas

Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Papua Nugini dan Kepulauan Solomon Okto Dorinus Manik membahas…

5 hours ago

Dari Bangku Kuliah ke Kebun Tomat, Rio Yahuli Menemukan Jalan Hidupnya

  Di tengah pilihan pekerjaan yang kerap dikaitkan dengan gelar sarjana, Rio justru mengambil jalan…

8 hours ago

Operasi Sarang Narkoba, Polda Amankan 4 Anak dan 10 Kg Ganja  

   Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol. Alfian, mengatakan operasi ini merupakan bagian dari…

9 hours ago

​BWS Papua Siap Kerahkan Alat Berat

Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua menyatakan komitmen penuh untuk membantu percepatan penanganan banjir di Kota…

14 hours ago

Normalisasi Sungai Libatkan Berbagai Instansi

Wakil Walikota Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM, mengaku hingga saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot)…

15 hours ago

Warga Mulai Panik, Kabut Putih Masuk Kota Jayapura

Fenomena udara yang menyelimuti kawasan Kota dan Kabupaten Jayapura belakangan ini dipastikan murni merupakan fenomena…

16 hours ago