Categories: FEATURES

Jajaki Sistem Boarding School,  Butuh Persiapan Matang dan Kolaborasi

Melihat Kesiapan SMA YPK Diaspora yang Diusulkan Jadi Sekolah Unggul di Tanah Papua

Sekolah Menengah Atas (SMA) Diaspora Kotaraja, satu-satunya sekolah yang diusulkan oleh Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di Tanah Papua yang akan menjadi sekolah unggulan. Lantas seperti apa persiapan menuju sekolah unggulan ini?

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Dari pertemuan antara Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Tanah Papua bersama Pemerintah Kota Jayapura, Senin (10/2) lalu, membahas dua hal penting. Diantaranya terkait pendidikan khususnya guru P3K yang dulunya ada di sekolah-sekolah YPK namun sudah ditarik ke sekolah negeri.

   Poin kedua yang dibahas adalah terkait pengembangan SMA YPK Diaspora Kotaraja. Diharapkan ada perhatian dan dukungan Pemkot dalam pengembangan SMA Diaspora Kotaraja ini, yang menjadi salah satu sekolah unggulan bagi YPK di seluruh Tanah Papua.

   Menanggapi itu, Kepala SMA YPK Diaspora Kotaraja, Alfrets, S.Pd, M.Pd mengaku sangat mengapresiasi keinginan dari YPK untuk memunculkan sekolah unggul itu. Menurutnya YPK sudah memulai langkah awal untuk mengembangkan karakter siswa demi memajukan pendidikan di Papua, khususnya Kota Jayapura dengan melihat dan menggali ilmu dari Yayasan lain yang mungkin akan diterapkan di SMA YPK Diaspora.

   “Inikan kita sebenarnya belum punya persiapan. Tapi dari YPK ini sudah menjajaki yang artinya sekolah ini (SMA YPK Diaspora) akan menjadi sekolah boarding school. Karena pembelajaran yang bagus menurut kami perlunya berkaca dengan yayasan-yayasan lain yang mungkin sudah berhasil,” ungkap Alfrets kepada Cenderawasih Pos, Senin (17/2).

   Menurut Alfrets, jika dilihat dari sarana pendukungnya, SMA YPK Diaspora memiliki potensi yang sangat cukup untuk menjadikannya sekolah unggulan, karena memiliki sekolah pendukung di sekitarnya. Tak hanya itu sarana penunjang lainnya juga telah mumpuni.

   Oleh karena itu, ia berharap diperlukan pengelolaan dan komitmen dari yayasan untuk dapat mengali serta merancang peta jalan atau road map-nya untuk menjadikan sekolah ini bisa bersaing di level nasional. Maka diperlukan persiapan yang cukup matang dari pemilik yayasan agar dalam pelaksanaannya nanti tidak terhambat.

   “Sekolah inikan memiliki potensi karena memiliki SMP, SMA, SMK hingga perguruan tinggi di sekitarnya serta sarana pendukung lainnya sudah cukup,” kata Alfrets.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Tinggi Minat Orang Tua, Penerimaan Murid Baru Terkendala Fasilitas Gedung

  Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…

9 hours ago

Mendagri Canangkan Program Bedah Rumah Serentak di Kampung Mosso

   Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…

15 hours ago

23 Rumah Warga Akan Direhabilitasi

   Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…

16 hours ago

Pemprov dan Pemkot  Diminta Tindak Lanjuti Gerakan Indonesia Asri 

  Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…

17 hours ago

Mendagri: 29 Persen Masyarakat di Papua Tak Miliki Rumah

Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…

23 hours ago

Sempat Menanyakan Saya Salah Apa

Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…

24 hours ago