Categories: FEATURES

Disalahfungsikan Oknum Tertentu, Para Pedagang Pasrah Terima Keadaan

   “Kalau saya tidur disini, jaga disini, karena kalau tidak barang-barang kios saya akan hilang. Anak-anak mudah itu mereka biasa minum disini, beli minum di luar tapi minum disini. Kadang kalau mereka sudah mabuk, mereka pukul-pukul, kasih rusak barang yang ada disini, dan juga mencuri,” ungkapnya saat kembali dikonfirmasi Cenderawasih Pos, pada, Rabu (16/10).

   Tak hanya itu, dirinya juga mengeluh terhadap ketidakseriusan pemerintah dan juga aparat keamanan terutama Kepolisian dalam menjaga kenyamanan dan keamanan di pasar itu.

  Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, pada, Jumat (4/10) yang lalu, pasar itu tanpak sunyi, sepi. Puluhan meja milik pedagang tersusun rapi tertutup terpal dan lapak-lapak penjualan tanpak tertutup seakan tak ada penghuninya. Beberapa orang Mama-mama terlihat sedang duduk dan murung dipojokan pasar, seorang tidak ada harapan ekonomi mereka berubah dari aktifitas di pasar.

   Pemandangan yang masih sama saat Cenderawasih Pos kembali melakukan pemantauan di pasar itu pada, Rabu (16/10). “Kondisinya begini sudah, seperti yang Mas lihat, setiap hari sepi, kalaupun ada rame ya paling sebentar sore jelang malam,” ucap Marthina (60), salah satu mama-mama pedagang di pasar, kepada Cenderawasih Pos.

   Marthina berharap, segala masalah dan persoalan yang terjadi di pasar itu bisa diselesaikan dengan baik oleh pemerintah dan aparat keamanan. Sementara itu, salah seorang pedagang yang enggan menyebut namanya, mengatakan bahwa tempat yang sering menjadi tempat peraktek judi togel, berada di lantai dua pasar itu.

   Ia mengaku, tidak terlalu peduli dengan aktivitas sekelompok orang tersebut. Bahkan dirinya tidak merasa beban dengan keberadaan judi togel dalam pasar itu. Seakan pasrah mengungkapkan hal itu, lantaran praktek judi togel dan sejenisnya dalam Mama-mama Papua itu sudah sejak lama dan bukan barang baru lagi bagi para pedagang.

   “Biasanya mereka main di lantai dua, tiap hari mereka melakukan itu, kita disini sudah menjadi terbiasa tidak lagi menjadi beban. Kalau itu sudah sejak lama, sering ddidatangi polisi tetapi beberapa hari setelah itu muncul lagi,” ungkap orang tersebut kepada Cenderawasih Pos, Rabu (16/10).

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Bahlil Klaim Indonesia Peringkat Kedua Negara dengan Ketahanan Energi Terbaik di Dunia

Prestasi tersebut berdasarkan laporan Eye on the Market yang dikeluarkan oleh JP Morgan Asset Management.…

19 hours ago

7 Cara Realistis Berhenti Merokok dengan Mudah

Salah satunya datang dari studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford, yang meninjau berbagai metode berhenti…

20 hours ago

9 Manfaat Terong Belanda untuk Kesehatan, Buah Asam Segar yang Kaya Nutrisi

Terong Belanda merupakan buah unik dengan bentuk lonjong menyerupai telur dan cita rasa asam yang…

21 hours ago

Seleksi Ketat, 483 Ribu Pelamar Lolos Tahap Administrasi Manajer KMP

Dikutip Kemenko Pangan, Agenda besar ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di…

22 hours ago

Anggaran Pembangunan Gedung KMP Diduga ‘Disunat’

“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…

23 hours ago

Pidato Megawati Soroti Hukum Tak Adil hingga Mental Bangsa Melemah

Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…

24 hours ago