

Pesisir Pantai Amai, yang ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal, hendak mencari ketenangan dan hiburan, Sabtu (11/10) lalu. (foto:Yohana/Cepos)
Bincang-Bincang Bersama Direktur Papua Diving Academy
Mengelola pariwisata di Kabupaten Jayapura, tidak harus merubah penampilannya, justru yang lebih menjual adalah kearifan lokal masih original, berikut laporannya.
Laporan : YOHANA: Sentani
Di pesisir Kampung Tabla Supa, di mana ombak lembut Teluk Tanah Merah berbisik ke daratan, sebuah gerakan pemuda tengah mengukir masa depan pariwisata Kabupaten Jayapura. Ini bukan sekadar bisnis paket wisata biasa, ini adalah narasi tentang pemberdayaan, konservasi, dan menjaga keaslian budaya di tengah gempuran modernitas.
Potensi Kabupaten Jayapura bagaikan permata tersembunyi yang baru terpoles. Tak heran, anak-anak muda lokal yang tergabung dalam Papua Diving Academy (PDA) mengambil peran sebagai garda terdepan, untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Kabupaten Jayapura, memiliki sejuta rahasia yang belum terungkap.
Berkantor di Tabla Supa, komunitas Papua Diving Academy tidak hanya menjual keindahan alam, tetapi juga berinvestasi pada sumber daya manusia asli daerah.
Melahirkan Instruktur dari putra putri terbaik daerah, meski kadang upaya peningkatan SDM tersebut, belum banyak tampil sebagai lilin-lilin kecil bagi kehidupan pariwisata di Bumi Kenambai Umbai.
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…