

Pesisir Pantai Amai, yang ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal, hendak mencari ketenangan dan hiburan, Sabtu (11/10) lalu. (foto:Yohana/Cepos)
Bincang-Bincang Bersama Direktur Papua Diving Academy
Mengelola pariwisata di Kabupaten Jayapura, tidak harus merubah penampilannya, justru yang lebih menjual adalah kearifan lokal masih original, berikut laporannya.
Laporan : YOHANA: Sentani
Di pesisir Kampung Tabla Supa, di mana ombak lembut Teluk Tanah Merah berbisik ke daratan, sebuah gerakan pemuda tengah mengukir masa depan pariwisata Kabupaten Jayapura. Ini bukan sekadar bisnis paket wisata biasa, ini adalah narasi tentang pemberdayaan, konservasi, dan menjaga keaslian budaya di tengah gempuran modernitas.
Potensi Kabupaten Jayapura bagaikan permata tersembunyi yang baru terpoles. Tak heran, anak-anak muda lokal yang tergabung dalam Papua Diving Academy (PDA) mengambil peran sebagai garda terdepan, untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Kabupaten Jayapura, memiliki sejuta rahasia yang belum terungkap.
Berkantor di Tabla Supa, komunitas Papua Diving Academy tidak hanya menjual keindahan alam, tetapi juga berinvestasi pada sumber daya manusia asli daerah.
Melahirkan Instruktur dari putra putri terbaik daerah, meski kadang upaya peningkatan SDM tersebut, belum banyak tampil sebagai lilin-lilin kecil bagi kehidupan pariwisata di Bumi Kenambai Umbai.
Ia juga meminta para kepala daerah untuk turun langsung ke lapangan apabila terjadi bencana. Menurutnya,…
Hasil ini mengukuhkan Persido Dogiyai sebagai juara Grup A dengan koleksi 7 poin, sementara Persemi…
Terkait ini Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP)…
Berdasarkan keterangan medis, luka tembak masuk dari bawah telinga kanan dan keluar di bagian bawah…
Fakta ini menunjukkan bahwa korupsi kepala daerah bukan persoalan yang terjadi di satu wilayah tertentu…
"Kita memiliki karunia besar dari yang Mahakuasa, bahwa kita nanti mampu. Kebutuhan BBM kita bukan…